Menu

Posting Sampah B3 Berceceran di Jalanan Kota Bangkalan

Posting Sampah B3 Berceceran di Jalanan Kota Bangkalan
Bupati Lira Bangkalan, Mahmudi bersama Komidi D DPRD Bangkalan dan Dinkes saat meninjau lokasi limbah medis atau B3 yang dibuang di pinggir jalan raya Kota Bangkalan. Tepatnya di depan rumah makan untung Jl Soekarno Hatta, Kota Bangkalan, sebagaimana postingan akun facebook Rubiyono swd. (matamadura.syaiful)
Link Banner

matamaduranews.comBANGKALAN-Akun Facebook bernama Rubiyono swd memposting foto limbah medis atau B3 yang dibuang di pinggir jalan raya Kota Bangkalan. Tepatnya di depan rumah makan untung Jl Soekarno Hatta, Kota Bangkalan, Madura.

Tidak diketahui pasti siapa yang membuang sampah B3 itu. Para netizen dibikin kaget. Ada beragam komentar yang bernada miring.

Bupati Lira Bangkalan, Mahmudi langsung merespon dengan mengadu ke Dinkes Bangkalan dan Komisi D DPRD Bangkalan.

Lalu Mahmudi mengajak Komisi D DPRD Bangkalan bersama Dinkes untuk melihat lokasi sampah B3 sebagaimana postingan akun facebook Rubiyono swd.

Hasilnya? Saat tiba di kokasi, rombongan Lira bersama komisi D dan Dinkes Bangkalan itu tak menemukan apa-apa. Sampah yang dimaksud nihil. Sidak kali ini zonk.

Sudiyo, Plt Dinkes Bangkalan semula mengaku kaget mendengar kabar sampah B3 bececeran di jala raya Kota Bangkalan.

Sudiyo menyatakan, foto postingan di akun facebook itu tampak kurang jelas. Sudiyo menyebut, dilihat dari bahan obat dan suntikan yang difoto facebook bukan milik Dinkes atau Puskesmas serta Rumah Sakit. Sudiyo heran kenapa sampah B3 bisa berceceran di pinggir jalan raya kota Bangkalan.

Menurut Sudiyo, sampah medis seharusnya dikelola sendiri. Hanya untuk pengelolaannya membutuhkan proses panjang dan dana yang cukup besar.

“Dinkes dan jajaran selama ini menggunakan pihak ketiga. Selama ini tidak ada kendala dari tahun 2015. Kami bekerja sama dengan PT Bria Putra Restu Ibu Abadi yang ada di Mojokerto. Sudah rutin 1 Bulan 1-2 kali pengambilan keliling ke semua Puskesmas di Bangkalan,” papar Sudiyo kepada sejumlah wartawan, Senin (2/12/2019).

Sudiyo memastikan limbah medis padat yang diposting akun facebook itu, bukan dari Puskesmas. “Saya tidak bisa memastikan milik siapa. Sebab, barangnya juga tidak ada bentuk jenisnya. Juga tidak diketahui karena tidak ada bukti setelah dilihat langsung ke lokasi,” papar Sudiyo.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi D Nur Hasan. Menurutnya, sidak Komisi D ke lokasi merupakan bagian dari responsif Komisi D ketika ada aduan dari masyarakat atau LSM.

Setelah Lira Bangkalan mengadu ke komisi D soal sampah medis berceceran di pinggir jalan, Komisi D DPRD Bangkalan langsung merespon. Hanya saja, saat ke lokasi dimaksud LSM Lira Bangkalan, sampah B3 tidak ada.

“Kami tetap apresiasi terkait laporan Lira. Namun entah barangnya sudah diambil pihak terkait atau bagaimana. Sebab, setelah kita datangi langsung bersama-sama Dinkes, barang dimaksud sudah tidak ada,” terang Nur Hasan kepada para wartawan.

Syaiful, Mata Bangkalan

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional