Berita UtamaInternasional

Puluhan Ribu Warga Padati Teheran Iringi Pemakaman Ali Khamenei 

×

Puluhan Ribu Warga Padati Teheran Iringi Pemakaman Ali Khamenei 

Sebarkan artikel ini
Ali Khamenei
Teheran berubah menjadi lautan duka. Puluhan ribu warga Iran mengiringi pemakaman Ali Khamenei di tengah ketegangan militer yang belum mereda (Reuters).

matamaduranews.com TEHERAN – Minggu 1 Maret 2026. Puluhan ribu warga Iran turun ke jalan mengikuti prosesi duka dan pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Seperti dikutip reuters, Suasana berkabung terlihat di berbagai titik kota Teheran, dengan massa berpakaian hitam membawa poster dan foto Khamenei (Reuters).

Media internasional melaporkan kerumunan besar memenuhi alun-alun dan jalan utama ibu kota. Banyak warga terlihat menangis, berdoa, serta meneriakkan slogan anti-Amerika dan anti-Israel sebagai bentuk solidaritas dan kemarahan atas kematian pemimpin mereka (Reuters).

Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Kebijakan tersebut diumumkan segera setelah televisi pemerintah mengonfirmasi kematian Khamenei, yang disebut sebagai “syahid” oleh media resmi Iran (Financial Times).

Associated Press melaporkan bahwa suasana duka tidak hanya terjadi di Teheran, tetapi juga di sejumlah kota lain seperti Yazd dan Shiraz. Ribuan pendukung pemerintah menghadiri aksi berkabung massal yang dipimpin tokoh-tokoh agama Syiah (AP News).

Di tengah prosesi pemakaman, situasi politik Iran disebut berada dalam fase paling sensitif. Reuters menyebut kematian Khamenei memicu perlombaan suksesi kekuasaan yang melibatkan elite ulama, Garda Revolusi, serta lembaga keamanan negara (Reuters).

Namun demikian, media internasional juga mencatat adanya reaksi beragam di dalam negeri. Sebagian warga menunjukkan duka mendalam, sementara sebagian lain dilaporkan merespons dengan sikap berbeda, menandai adanya perpecahan sosial yang selama ini tersembunyi di balik stabilitas politik Iran (The Guardian).

Pemakaman Khamenei dinilai bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum politik besar yang dapat menentukan arah masa depan Republik Islam Iran di tengah eskalasi konflik kawasan (Reuters).