Reses Abah Mujib, Merekatkan Hubungan dengan Rakyat

×

Reses Abah Mujib, Merekatkan Hubungan dengan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Abah Mujib saat menggelar reses pertama tahun 2020 di Desa Paka'an Daja, Kecamatan Galis, Bangkalan.(matamadura.syaiful)

matamaduranews.comBANGKALAN-Aspirasi dan harapan selalu terhinggap dibenak rakyat ketika ruang penyaluran ke wakil rakyat dibuka lebar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Seperti terlihat reses Ketua Komisi A DPRD Bangkalan dari Dapil IV (Galis, Modung, Blega) H. Mujiburrohman, S.Sos. Saat menggelar reses di Desa Paka’an Dajah, Galis, Bangkalan, Sabtu (7/2/2020) sore, tak sedikit aspirasi dan harapan warga yang tersalurkan.

Mat Hedi warga Desa Paka’an Dejeh, Galis tanpa segan menyoroti soal lambannya pelayanan dalam mengurus dokumen kependudukan e-KTP.

Kata Mat Hedi, dari informasi yang ia terima, jatah blanko yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang belum memiliki e-KTP. Akibatnya, sejak pertama e-KTP diterapkan, selalu menimbulkan persoalan.

“Ada warga Galis yang belum bisa memiliki e-KTP. Hanya memiliki suket saja. Mirisnya lagi ada yang sampai 1 tahun Suket masih belum bisa ditukar dengan e-KTP. Dengan alasan blanko tidak ada,” keluh Mat Hedi disela-sela serap aspirasi Abah Mujib.

Oleh sebab itu, Mat Hedi berharap Abah Mujib sebagai wakil rakyatnya bisa memperjuangkan nasib warga yang tak memiliki e-KTP.

Aspirasi serupa juga disampaikan Subeiri warga Dusun Longkek. Dia menyoroti minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di desanya. Ketika malam tiba, Subeiri menyebut hanya di beberapa titik saja yang ada PJU. Sehingga sejumlah ruas jalan di desa masih gelap gulita.

“Lampu PJU itu memang perlu dipasang di setiap persimpangan jalan karena jalanan sepi. Apalagi jalan masuk ke desa-desa sekitar juga gelap gulita. Termasuk jalan akses besar di Galis juga harus ditambah karena sudah menjadi akses utama jalan provinsi,” papar Subeiri.

Subeiri meminta kepada Abah Mujib agar ikut memperjuangkan pemasangan PJU di desanya.

Selain aspirasi dari warga sipil, Abah Mujib juga memberi ruang aspirasi kepada anggota kepolisian. Kapolsek Galis AKP Zaki ikut menyampaikan problem warga saat terjun jajarannya turun di daerah Galis.

Salah satunya aspirasi warga yang disampaikan Kapolsek Zaki adalah menyambut Pilkades serentak 2021. Dia ingin meminimalisir pencurian sapi agar wilayah Galis tetap aman.

“Soal maraknya maling sapi jelang Pilkades, kami meminta kerjasama masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan pada kami agar tidak meresahkan masyarakat,” kata Zaki sapaan akrabnya

Dari sekian aspirasi warga yang ikut reses, Abah Mujib-panggilan akrab H. Mujiburrohman-sangat senang mendengarnya. Abah Mujib menyambut baik segala aspirasi warga Galis sebagai dinamika dialog yang sehat antara rakyat dan wakilnya.

“Ruang dialog sengaja kami buka agar bisa merekatkan hubungan rakyat dan wakilnya. Kami sebagai wakil rakyat bisa berkomunikasi langsung. Kami, sebagai wakil rakyat bisa bertemu, melihat dan mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluhan rakyat,” terang Abah Mujib saat menjawab aspirasi warga di forum reses pertama tahun 2020.

Karena itu, Abah Mujib memohon doa dan dukungan dari warga. Dengan harapan. apa yang diperjuangkan di parlemen bisa sesuai dengan keinginan masyarakat. Bisa menjadi jembatan penghubung yang baik bagi rakyat dan pemerintah dalam menjawab impian rakyat.

“Segala aspirasi dan harapan kami jadikan atensi untuk diperjuangkan dalam forum parlemen. Apa yang menjadi aspirasi dan harapan warga Galis, InsyaAllah dapat terwujud di tahun 2020 ini,” papar politisi Gerindra ini yang disambut aplaus dari warga yang hadir.

Selain serap aspirasi, kehadiran Abah Mujib di Desa Paka’an Dajah, Galis juga melakukan kegiatan sosial menyantuni anak yatim.

“Santunan diberikan kepada anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas karunia diberikan sang pencipta,” terang Abah Mujib kepada Mata Madura.

Syaiful, Mata Bangkalan