Opini

SUMENEP SENYAP

×

SUMENEP SENYAP

Sebarkan artikel ini

Oleh: Nanang Wahyudi*

Sumenep Senyap
Nanang Wahyudi

matamaduranews.com– Sumenep hari-hari ini terasa senyap. Bukan karena tak ada peristiwa. Justru karena terlalu banyak yang memilih diam.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Saya ini orang rantau.
Lahir di Sapudi.
Cari hidup di luar Madura.
Tiap kabar dari kampung, biasanya bikin rindu.
Sekarang malah bikin bertanya: kok sepi sekali?

Sepi suara kritis.
Sepi adu gagasan.
Sepi keberanian menyebut yang keliru sebagai keliru.

Padahal Sumenep bukan Kabupaten kecil. Wilayahnya luas. Masalahnya banyak. Potensinya besar.

Tapi diskusi publik seperti menguap. Yang ramai hanya seremoni. Foto. Ucapan selamat. Tepuk tangan.

Kalau ada kebijakan aneh, yang salah bukan hanya pengambil kebijakan. Tapi juga kita yang memilih diam.

Sumenep ini tidak kekurangan orang pintar.
Tidak kekurangan tokoh.
Tidak kekurangan media.
Yang kurang hanya satu:
keberanian bicara jujur tanpa takut dicap macam-macam.

Diam memang aman. Tapi terlalu lama diam, daerah bisa kehilangan arah.

Senyap boleh.
Tertidur jangan.

Sumenep butuh suara.
Bukan teriakan.
Cukup kejujuran.

*Pengusaha rantau asal Pulau Sapudi, Sumenep