Menu

Capai Target Maksimal, Ini Jumlah Dana yang Dihimpun dan Disalurkan BAZNAS Sumenep

Capai Target Maksimal, Ini Jumlah Dana yang Dihimpun dan Disalurkan BAZNAS Sumenep
HIMPUN ZIS-DSKL: BAZNAS Sumenep ketika menerima zakat maal beberapa waktu lalu. (Foto for Mata Madura)

matamaduranews.comSUMENEP-Badan Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur di tahun 2020 mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam pengumpulan dana.

Di mana sumber dana yang dikumpulkan BAZNAS itu di antaranya dari zakat, infak, dan shadaqah (ZIS), juga dari dana sosial keagamaan lainnya (DSKL).

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep H. Moh. Jazuli mengungkapkan, di tahun 2020 kemarin upaya pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana yang dilakukan telah mencapai target maksimal.

“Alhamdulillah ada perkembangan yang signifikan dan telah mencapai target yang ditetapkan dalam Rapat Kerja Anggaran Tahunan atau RKAT,” kata Jazuli, Kamis (10/06/2021) pagi.

Menambahkan, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumenep Bidang Pengumpulan, Hadariadi menerangkan, pertumbuhan penghimpunan ZIS-DSKL selama tahun 2020 banyak mengalami peningkatan.

Terutama dari target pencapaian  pengumpulan yang ditetapkan dalam RKAT Bidang Pengumpulan pada tahun 2020, yakni sebesar Rp 1.650 miliar.

“Sampai akhir tahun 2020 kemarin, hasil penghimpunan ZIS-DSKL telah mencapai Rp 1.795 miliar yang terhimpun selama satu tahun,” terang pria yang akrab disapa Hadar.

Sebab itu, dia berharap upaya maksimal, kerja keras pengurus BAZNAS Kabupaten Sumenep selama tahun 2020 bisa menjadi landasan soliditas dan kerja sama yang baik dalam melaksanakan amanah dari muzakki dan munfiq melalui program kerja BAZNAS Sumenep yang lebih baik di tahun 2021.

Diakui, BAZNAS Kabupaten Sumenep sudah mulai dikenal masyarakat Kota Keris, bahkan masyarakat luar daerah. Kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat, kesadaran berbagi melalui infaq dan shadaqah mulai tumbuh dengan adanya sosialisasi yang optimal dilakukan.

“Dukungan seluruh elmen masyarakat terhadap BAZNAS Kabupaten Sumenep sangat diharapkan, baik dari masyarakat maupun dari Pemerintah Daerah Sumenep, terutama masyarakat ASN, BUMN/BUMD dan Perusahaan swasta/ pengusaha, dengan berdonasi dan mendukung penyalurkan Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Sumenep,” harap Hadar.

Adapun terkait penyaluran dana yang dihimpun, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Sumenep, H. Sugeng Hariyadi menyebutkan jika penyaluran atau distribusi dana ZIS-DSK sebesar 80% atau senilai Rp 1.354 miliar.

Sesuai regulasi atau Peraturan Baznas RI, pendistribusian sudah bisa disebarkan lebih luas dan merata ke seluruh wilayah di Kabupaten Sumenep, yang tercakup dalam 5 pokok Program Baznas Kabupaten Sumenep, yaitu: Sumenep Peduli, Sumenep Taqwa, Sumenep Makmur, Sumenep Cerdas, Sumenep Sehat, dan  mencakup 8 ashnaf menurut Syariat Islam.

Dengan upaya penyebaran yang maksimal dan assesment yang ketat, survei kelayakan penerima manfaat lebih selektif dilakukan.

“Meskipun begitu, kami akui masih banyak kekurangan dan kendala di lapangan yang perlu  dievaluasi ke depan,” tutup Sugeng, yang juga Owner Rumah Makan Soraya.

Rusydiyono, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

matajatim.id

Disway

Budaya

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: