Menu

Kisah Gadis Cantik di Pasuruan Gagalkan Pencuri HP Hingga Babak Belur Dihajar Warga

Kisah Gadis Cantik di Pasuruan Gagalkan Pencuri HP Hingga Babak Belur Dihajar Warga
Aisyah; korban pencurian HP yang berhasil menumbangkan pencuri hingga babak belur dihajar warga. (FOTO:jatimnow)

matamaduranews.comPASURUAN-Aisyah, gadis cantik ini masih muda. Usianya masih 18 tahun. Tapi, ia mampu menumbangkan pencuri HP hingga babak belur dipukul warga.

Kejadian itu terjadi di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Minggu pagi (4/4/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Semula Aisyah berangkat dari rumahnya di Kecamatan Pandaan, Minggu pagi.

Aisyah hendak main ke rumah temannya di Kecamatan Prigen.

Ketika baru sampai Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, sepeda Aisyah dipepet dari kiri oleh pelaku yang berboncengan menggunakan motor Satria FU.

Pelaku mengambil handphone (HP) Aisyah yang diletakkan dalam dashboard motor.

“Pelaku berboncengan dua orang. Setelah ambil HP saya, pelaku mengejek saya. Wu..wu..wu..gitu,” cerita Aisyah seperti dikutip jatimnow.

Setelah HP-nya dijambret dan diejek pelaku, Aisyah marah.

Aisyah mencoba berteriak minta tolong. Tapi tidak ada warga yang merespon.

Aisyah lalu mengejar sendiri si pencuri.

Pengejaran berlangsung sekitar 30 menit.

Saat di simpang tiga tanjakan menikung Desa Dayurejo, Aisyah berhasil menendang sepeda motor pencuri.

Sepeda motornya oleng. Lalu menabrak pagar rumah warga. Kedua pencuri pun jatuh di jalan.

“Motor pelaku saya tendang dua kali. Pertama gak jatuh, baru kedua kalinya itu jatuh setelah oleng menabrak pagar,” terang Aisyah.

Setelah tumbang, warga baru datang membantu Aisyah.

Satu di antara pelaku berhasil kabur setelah turun ke jurang.

Sedangkan satu pelaku lain bernama Ilyas berhasil dikepung warga dan dihajar sampai babak belur.

Pelaku diketahui bernama Ilyas (32), warga Dusun Clumprit, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kapolsek Prigen, Polres Pasuruan, AKP Bambang Tri Sutrisno tiba di lokasi pengeroyokan warga terhadap pelaku. Tapi, ia mengaku kesulitan menenangkan emosi warga.

“Kami yang datang ke TKP butuh usaha keras untuk menenangkan warga yang marah. Setelah itu pelaku berhasil kita amankan ke mapolsek,” jelas AKP Bambang.

“Kasus ini masih dalam pengembangan Unit Reskrim Polsek Prigen. Keterangan pelaku juga masih didalami untuk mengetahui jejak kejahatannya dan di mana saja pelaku ini beraksi,” tambah AKP Bambang. (**)

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

matajatim.id

Disway

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: