Menu

Kisah Sedih Nenek Rasimi; Penerima BPNT di Sumenep yang Kartunya Digesek Orang Lain

Kisah Sedih Nenek Rasimi; Penerima BPNT di Sumenep yang Kartunya Digesek Orang Lain
Nenek Rasimi (matamadura)

matamaduranews.comSUMENEP-Sudah sepuh nan miskin. Hak untuk hidup sejahtera lewat bantuan diduga masih dipermainkan.

Begitu yang dialami Nenek Rasimi yang tinggal di Dusun Talambung Laok, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura.

Meski kartu BPNT milik Nenek Rasimi dikembalikan ke E-Waroeng. Tapi, aktivasi penarikan bantuan lewat kartu BPNT tetap berlansung. Termasuk jatah bantuan Covid-19 sebesar Rp 500 ribu dan Rp 200 ribu di akhir tahun 2020.

Mirisnya, bantuan BPNT dan bantuan covid-19 itu tak diterima oleh Nenek Rasimi.

Awal mula pengembalian kartu BPNT milik Nenek Rasimi belangsung pada bulan Juni 2020.

Sejak Juni 2020, Nenek Rasimi dicoret dari daftar KPM BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Nenek Rasimi masuk KPM yang diterbitkan karena menjadi satu keluarga dengan cucunya yang menjadi KPM PKH.

Nenek Rasimi hidup satu rumah dengan cucunya yang bernama Nuraini.

Nuraini memilih program PKH.

Setelah dicoret, kartu BPNT milik Nenek Rasimi dikembalikan melalui agen E-Waroeng inisial HN di desanya.

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

matajatim.id

Disway

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: