Menu

Panen Raya, 14 Bulan Stok Pangan di Bangkalan Aman

Panen Raya, 14 Bulan Stok Pangan di Bangkalan Aman
Petani di Desa Karang Gayam, Blega, Bangkalan saat memanen padi menggunakan mesin.(matamadura.syaiful)
Link Banner

matamaduranews.com-BANGKALAN-Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura, dan Perkebunan (Dispertahorbun) Kabupaten Bangkalan, Puguh Santoso menyebut, besaran produksi beras di Bangkalan pada tahun 2021 surplus hingga 14 bulan ke depan.

Pasalnya, pencapaian realisasi tanam padi pada tahun 2020 yang dipanen di tahun 2021 per-Februari mencapai 118 ribu ton gabah padi dari luas area yang ditanami mencapai 35 ribu hektar sawah.

Sehingga kebutuhan konsumsi pangan akan terpenuhi sampai awal tahun 2022.

“Produksi beras hasil petani Kabupaten Bangkalan sebanyak 118 ribu ton itu surplus selama 14 bulan ke depan, sehingga di tengah pandemi covid-19 persedian pangan relatif aman dan mencukupinya,” kata puguh pada Mata Madura, Selasa (2/3/2021).

Sedangkan bantuan jatah benih padi dari Kementan RI kata dia sekitar 3 ribu benih padi pada tahun 2020. Jenis padinya yakni ciherang. Kualitasnya kata Puguh, ciherang itu merupakan benih padi paling ngetren.

“Ciherang ini merupakan produk bantuan dari pusat. Bangkalan hanya mampu mendapat benih padi ciherang 3 ribu hektar, sedangkan lahan pertanian untuk padi sebesar 51 ribu hektar,” paparnya.

Puguh juga menghimbau kepada para Petani agar tetap semangat saat bekerja dan jangan mengabaikan upaya preventif dalam mencegah virus COVID-19.

Seperti dengan menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan menggunakan sabun secara berkala, menjaga jarak, dan mengurangi jumlah kerumunan.

Selain itu, Puguh mengatakan sejuah ini guna mengamankan produksi pangan dan kesehatan para petani, Dispertahorbun juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Hal ini penting agar kegiatan budidaya dan panen terus dilakukan sehingga produksi pangan ditengah wabah virus COVID-19 tetap stabil.

“Produksi pangan harus tetap jalan, dan petani menjadi garda terdepan di tengah kondisi wabah seperti ini. Namun petani tetap harus tetap menjaga kondisi kesehatan dan harus hati-hati saat bekerja,” tutupnya.

Syaiful, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

Catatan

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: