Menu

Paslon 2 ke Giliyang, Warga Curhat Pembangunan Ekonomi yang Minim

Paslon 2 ke Giliyang, Warga Curhat Pembangunan Ekonomi yang Minim
Calon Bupati Sumenep, Fattah Jasin saat menjawab curhatan warga Pulau Giliyang tentang kurangnya pembangunan ekonomi untuk mensejahterakan warga. (matamadura.hadi)
Link Banner

matamaduranews.com-SUMENEP-Pasangan Calon (Paslon) Nomor 2 di Pilkada Sumenep 2020 berkampanye di Pulau Giliyang, Dungkek, Minggu (4/10/2020).

Kedatangan Cabup Fattah Jasin dan Cawabup KH Ali Fikri disambut banyak warga sejak rombongan tiba di pelabuhan rakyat Desa Ban Camara.

Di tempat acara di Desa Ban Raas, perwakilan warga curhat tentang pengenbangan potensi ekonomi warga Pulau Giliyang yang masih minim.

H Masdawi, perwakilan warga Pulau Gilyang bercerita kekayaan oksigen yang dimiliki Pulau Giliyang sudah menjadi brand dunia.

Tapi, efek ekonomi dari potensi wisata itu belum terasa bagi warga Giliyang.

“Potensi oksigen di Pulau Giliyang masih belum dirasa oleh warga.Belum ada peningkatan pendapatan ekonomi warga dari efek potensi oksigen yang ada di Pulau Giliyang,” cerita Masdawi.

Karena itu, Masdawi berharap kepada Paslon No 2 jika terpilih di Pilkada Sumenep agar lebih memperhatikan peningkatan ekonomi warga Pulau Giliyang.

Mendapat curahan warga, Cabup Fattah bercerita apa yang sudah diperbuat sewaktu dirinya menjabat Kepala Dishub Pemprov Jawa Timur.

Kata Fattah, Pulau Gilyang salah satu aset paling berharga negara Indonesia karena memiliki kadar oksigen Nomor 2 di dunia, setelah Jordania.

Sewaktu menjabat Kadishub Jatim, dirinya menggelontorkan hibah pembangunan pelabuhan Gilyang dan pelabuhan Dungkek sebesar Rp 60 miliar. Dengan harapan, akses wisatawan lebih mudah berkunjung ke Pulau Gilyang.

“Salah satu cara menaikkan perekonomian warga Pulau Giliyang adalah mempermudah akses orang luar datang. Saya sudah berbuat lama untuk Giliyang dengan memberi bantuan dana pembangunan pelabuhan,” terang Fattah Jasin yang disambut aplaus ratusan undangan yang hadir.

Fattah Jasin berjanji, apabila dirinya ditakdirkan terpilih sebagai Bupati Sumenep lewat Pilkada 9 Desember mendatang. Dia bakal banyak memperhatikan pembangunan yang bisa menaikkan pendapatan warga. Sehingga kemakmuran dan kesejahteraan warga Pulau Giliyang terwujud.

Sementara, Cawabup Kiai Fikri berpesan kepada warga Giliyang agar berhati-hati dalam memilih pemimpin.

Kata Kiai Fikri, memilih pemimpin harus berdasar pertimbangan hati nuranj. Sebab, apa yang diperbuat dalam memilih pemimpin akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat.

“Tore (mari). Milih pemimpin itu mempertimbangkan baik dan buruk. Lebih banyak mana kebaikan dan keburukannya jika memilih calon pemimpin. Jangan memilih calon pemimpin karena berdasar pemberian. Apa yang diperbuat kita nanti akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat,” terang Kiai Fikri.

Di akhir sambutan politik, Paslon Nomor 2 mengajak warga Giliyang untuk mencoblos gambar paling kanan pada 9 Desember mendatang.

Hadi, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Mata
Mata
Lowongan

Ra Fuad Amin

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini & Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: