Warga Resah, Tengah Malam Banjir di Blega Semakin Deras

Mata Madura - 07/04/2020
Warga Resah, Tengah Malam Banjir di Blega Semakin Deras
Kondisi banjir di Blega Selasa dini hari (7/4/2020) mulai meresahkan warga. (matamadura) - ()
Penulis
|
Editor
Link Banner

matamaduranews.comBANGKALAN-Jalan Raya Blega, Bangkalan kembali banjir. Banyak kendaraan mogok akibat memaksa untuk melintasi jalan yang sudah tergenang air.

Pradina (28), warga Blega saat dihubungi Mata Madura, Selasa dini hari (7/4/2020) menyebut, banyak warga Blega lagi resah melihat arus banjir makin besar pada tengah malam karena arus banjir kian tinggi masuk ke rumah warga.

Dikatakan, banjir mulai datang sejak Senin sore. Puncak banjir di malam hari terlihat semakin deras dan meninggi.

“Hujan sejak siang hari hingga sore tak berhenti,” tambahnya.

Menurut Pradina, banjir di Blega merupakan kiriman dari Desa Kajjan dan Desa Tellok. Juga karena debet air sungai yang meluap.

“Sungai di Blega sangat kotor, penuh dengan sampah. Sehingg sungainya mengecil dan menyempit,” ucapnya.

Kondisi banjir di Blega tertinggi di depan Polsek Blega dan selatan sungai. Sedangkan ketinggian air banjir di Pasar Blega masih bisa dilewati kendaraan roda empat. “Tapi sulit dilewati kendaraan roda dua,” jelas perempuan alumni UTM ini.

Dijelaskan, kedaraan dari arah timur yang ingin ke barat banyak sepeda motor yang mogok karena ketinggian air lumayan tinggi.

“Sampai sekarang air belum surut. Air mengalir makin deras sampai jam 01.17 WIB,” cerita Pradina kepada Mata Madura, Selasa dini hari (07/4/2020).

Pradina berharap insiden banjir di Blega segera mendapat perhatian dari pemerintah. Aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu..

“Kami berharap pemerintah terkait segera mencari solusi banjir ini, karena Blega selalu menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba,” harapnya.

Syaiful, Mata Madura

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->