Menu

Peserta Aksi Sweeping Gedung DPRD Bangkalan, Ini yang Terjadi

  Dibaca : 293 kali
Peserta Aksi Sweeping Gedung DPRD Bangkalan, Ini yang Terjadi
Peserta aksi memkasa untuk masuk sehingga terjadi aksi saling dorong dengan petugas keamanan. (Foto Hasin/Mata Madura)
Link Banner

MataMaduraNews.com-BANGKALAN-Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bangkalan melakukan aksi di depan kantor DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (26/02/2018).

Peserta aksi dengan titik kumpul Stadion Gelora Bangkalan (SBG) berjalan kaki menuju gedung DPRD di jalan Soekarno Hatta Bangkalan. Di sepanjang perjalanan, peserta aksi membentangkan poster dengan berbagai tuntutan seraya melakukan orasi secara bergantian.

Setelah tiba di depan kantor DPRD setempat, peserta kembali melakukan orasi seraya meminta anggota DPRD untuk keluar menemui mereka. Namun sayang, tidak satupun anggota DPRD yang keluar.

Akhirnya massa meringsek dan memaksa masuk kedalam gedung untuk menemui langsung anggota DPRD yang berada di dalam gedung. Aksi saling dorong antara peserta aksi dan aparat keamanan tidak dapat dihindari. Hingga akhirnya barisan aparat keamanan berhasil ditembus oleh peserta aksi dan menerobos masuk ke dalam memeriksa setiap ruangan anggota DPRD Bangkalan.

BACA JUGA: Sejumlah Mahasiswa Sumenep Shalat Ghaib Tolak Revisi UU MD3

Peserta aksi semakin kecewa setelah mengetahui bahwa tidak satupun anggota DPRD yang ada di dalam ruangan. Karena kecewa, peserta aksi kemudian memutus aliran listrik utama gedung DPRD. Kemudian, salah satu peserta aksi menuliskan “DPRD tidak di kantor, PC PMII Bangkalan menyegel aktivitas listrik di dalamnya” pada penutup saklar listrik gedung dewan tersebut.

Belum puas melampiaskan kekecewaannya, peserta aksi lalu melakukan aksi bakar ban bekas dan memblokade jalan raya, sehingga arus lalu lintas dialihkan.

Ketua PMII Cabang Bangkalan Bahiruddin mengatakan, aksi itu dilakukan dalam rangka menuntut DPRD Bangkalan agar bersama-sama menyatakan sikap menolak terhadap revisi UU MD3.

“Aksi ini dalam rangka menuntut DPRD Bangkalan untuk bersama-sama dengan kami PMII Bangkalan menyatakan sikap menolak terhadap revisi UU MD3 terutama pasal 73, pasal 245 dan pasal 122,” papar Bahiruddin.

BACA JUGA: Ratusan Massa Datangi Kantor Panwaskab Bangkalan, Ada Apa?

Menurutnya, revisi UU MD3 hanya akan membuat anggota dewan menjadi lembaga pengemis kehormatan.

Anggota DPRD Bangkalan Moh. Kholifi mengapresiasi semangat juang aktivis PMII Cabang Bangkalan. Ia menjelaskan, Ketua DPRD Bangkalan memang sedang tidak ada di tempat karena ada jadwal kunjungan.

“Ketua hari ini ada jadwal kunjungan dan temen-temen anggota dewan lainnya sudah mulai berangkat dengan tujuan masing-masing,” ucapnya menjelaskan keberadaan Ketua DPRD Bangkalan yang tidak sedang di tempat, karena sedang ada agenda lainnya.

Hasin, Mata Bangkalan

KOMENTAR

1 Komentar

Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional