Menu

149 KPM PKH di Lajing Bangkalan Terima Bansos Beras 30 Kg

149 KPM PKH di Lajing Bangkalan Terima Bansos Beras 30 Kg
Pendistribusian bantuan beras bagi penerima PKH di Balai Desa Lajing, Arosbaya.(matamadura.syaiful)
Link Banner

matamaduranews.com-BANGKALAN-Pemerintah Desa Lajing, Bangkalan, Madura mendistribusikan bantuan beras dari Pemerintah Pusat kepada 149 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Adapun penyaluran bantuan beras tersebut dilaksanakan di Balai Desa Lajing, Arosbaya, Selasa (13/10/2020).

Kepala Desa Lajing, Muhammad Sohib mengatakan, kami sudah menyalurkan sesuai dengan data KPM. Jumlahnya ada 149 KPM. Masing-masing KPM mendapat jatah 30 kg beras.

“Alhamdulillah, ditengah pandemi melalui program PKH dari Pemerintah Pusat, warga kami mendapatkan bantuan beras. Kami berucap syukur pula atas sinergitas antara Pemdes dan petugas PKH, sehingga bantuan ini dapat tersalurkan,” papar Kades Sohib.

Ia pun berharap, kedepan stimulan bantuan ini bisa berkelanjutan agar masyarakat dapat terbantu guna meningkatkan ekonomi serta taraf hidupnya.

“Harusnya Agustus dan September, tapi kebijakan dari Kementerian baru turun bulan September, jadi bulan ini masing-masing KPM dapat langsung 2 paket berarti total 30 kilogram,” jelasnya.

Penyerahan beras pada KPM ini juga dihadiri Kadis Sosial, Wibagio Suharta. Camat Arosbaya, Mustain. Danramil Arosbaya Kapten Kristanto dan Kapolsek Arosbaya Iptu Fery.

Sementara, Rohman selaku pendamping PKH Kabupaten Bangkalan merinci jika jumlah total beras yang diberikan di Desa Lajing berjumlah 4.470 kg atau 289 karung beras. Per-karung isi 15 kg.

“Warga mendapat double 30 kg per-KPM saat ini. Yakni bulan agustus dan september 2020. Selanjutnya bulan oktober warga penerima KPM hanya dapat 15 kg,” rinci Rohman.

Kata dia, program penyaluran bantuan sosial berupa beras ini akan berjalan selama 3 bulan dan akan merata di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan.

“Selama tiga bulan, yakni bulan Agustus, September dan Oktober,” paparnya.

Sementara, Korcam PKH Arosbaya Abdul Rozak menjelaskan keterbukaan penerima Bantuan Sosial Beras (BSB) sangat penting, apalagi sudah ditetapkan bahwa penerima BSB adalah yang masuk data PKH.

“Semoga desa lain bisa mencontoh apa yang dilakukan di Desa Lajing. Sehingga penerima PKH dapat merasakan bantuan BSB dari kementerian Sosial ini,” harapnya.

Kedepan kata Rozak, tidak ada lagi yang mengsangsikan kevalitan data penerima BSB ini, karena datanya sudah jelas.

“Terus kompak kompak pendamping PKH kecamatan Arosbaya,” pinta Rozak.

Diketahui Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara meluncurkan Bansos beras untuk KPM program keluarga harapan (PKH).

Bantuan tersebut bakal didistribusikan oleh DNR Corporation kepada 1,7 juta KPM di seluruh Jawa Timur (Jatim).

Syaiful, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Mata
Mata
Lowongan

Ra Fuad Amin

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini & Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: