matamaduranews.com Teknologi AI kini bisa membantu manusia menangkap pencuri. Dengan memanfaatkan kamera dan teknologi computer vision. Sistem ini mampu mengenali gerakan mencurigakan dan mengirim peringatan secara otomatis kepada pemilik atau petugas keamanan.
Dengan analisis data secara real-time, AI dapat mempercepat proses identifikasi pelaku dan membantu mencegah tindak pencurian.
Seperti yang terjadi baru baru ini. Seorang pekerja teknologi di Bengaluru, India. Kamera AI memantau aktivitas juru masaknya di dapur. Sistem menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berhasil menangkap sang juru masak mengambil buah dari kulkas tanpa izin.
Dilansir dari sejumlah media internasional seperti NDTV, The Economic Times, dan Moneycontrol, kisah ini bermula ketika seorang techie bernama Pankaj Tanwar curiga ada makanan di rumahnya yang sering hilang.
Untuk memastikan kecurigaannya, ia memasang sistem yang ia sebut “AI roommate” di dapur rumahnya.
AI Pantau Setiap Gerakan di Dapur
Sistem AI terhubung dengan kamera pengawas di dapur dan memanfaatkan teknologi computer vision untuk menganalisis aktivitas di ruangan secara otomatis.
AI tidak hanya merekam video seperti CCTV biasa, tetapi juga memberikan laporan tertulis tentang aktivitas yang terjadi di dapur.
Dalam salah satu laporan AI, sistem mencatat bahwa juru masak membuka kulkas dan mengambil dua apel sebelum mulai memasak. AI juga melaporkan beberapa buah lain yang hilang, termasuk pisang dan blueberry.
Kirim Notifikasi ke Pemilik Rumah
Menurut Tanwar, AI tersebut akan langsung mengirim notifikasi ke ponselnya setiap kali ada aktivitas mencurigakan.
“AI ini memantau dapur saat dia memasak dan memberi tahu saya ketika dia mengambil sesuatu. Bahkan mengirim laporan mingguan,” tulis Tanwar di media sosial X.
Selain mendeteksi dugaan pencurian makanan, sistem AI juga memantau aspek kebersihan dapur, seperti apakah juru masak mencuci tangan sebelum memasak atau membersihkan meja dapur setelah selesai bekerja.
Berujung Pemecatan
Setelah beberapa kali kejadian terekam, Tanwar akhirnya memutuskan untuk memecat juru masaknya.
Ia mengklaim AI tersebut menangkap sang juru masak mengambil buah dari kulkas lebih dari satu kali dalam minggu yang sama.
Picu Perdebatan di Internet
Kisah ini langsung viral di media sosial dan memicu perdebatan. Sebagian netizen menganggap penggunaan AI untuk memantau aktivitas pekerja rumah tangga terlalu berlebihan dan berpotensi melanggar privasi.
Namun ada juga yang menilai teknologi tersebut menunjukkan bagaimana AI kini semakin masuk ke kehidupan sehari-hari, termasuk dalam urusan rumah tangga.
Kasus ini sekaligus menggambarkan bagaimana perkembangan teknologi kecerdasan buatan mulai digunakan tidak hanya untuk industri atau bisnis, tetapi juga untuk pengawasan aktivitas manusia secara real-time. (*)









