Menu

Cemburu Jadi Motif Lora di Bangkalan Aniaya Istri Kedua Ra Karrar

Cemburu Jadi Motif Lora di Bangkalan Aniaya Istri Kedua Ra Karrar
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo (matamadura.syaiful)

matamaduranews.comBANGKALAN-Alasan cemburu jadi motif Lora FW tega menganiaya Neng Faroh Affan Fadli yang kini menjadi istri kedua Ra Karror salah satu pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil, Bangkalan.

Kini Lora FW harus mendekam dalam jerusi besi di Mapolres Bangkalan.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo saat menginterogasi Lora FW mengaku kalap memukul Neng Faroh lantaran cemburu.

Padahal kata Sigit, pelaku dengan korban sudah bersatatus mantan suami istri.

Sejak akhir tahun 2020 lalu. Neng Faroh sudah menjadi istri sah Ra Karror.

“Motif dari pelaku menganiaya korban adalah cemburu. Hal tersebut termasuk perbuatan melawan hukum,” terang AKP Sigit saat diwawancarai Mata Madura, Kamis (3/6/2021).

Atas perbuatannya, kini Lora FW dikenakan pasal 351 KUHP.

“Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” tambah AKP Sigit.

Sebelumnya diberitakan Mata Madura pada Selasa (1/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Suasana Ponpes Mambaus Salam, Senenan, Kota Bangkalan geger.

Penyebabnya, Neng Faroh Affan Fadli yang kini menjadi istri kedua Ra Karror-salah satu pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil, Bangkalan-diduga dianiaya oleh Lora FW.

Lora FW merupakan mantan suami Neng Faroh.

Suasana kian heboh. Neng Faroh mengalami luka akibat penganiayaan Lora FW.

Setelah menganiaya mantan istrinya-Lora FW langsung kabur.

Kronologi Penganiayaan

Sumber Mata Madura menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa Neg Faroh.

Insiden penganiayaan terjadi pada Selasa (1/6) sekiatar pukul 18.00 WIB.

Neg Faroh pada saat itu berada di rumahnya di jalan Teuku Umar, Ponpes Mambaus Salam, Senenan, Kota Bangkalan.

Neng Faroh hendak melaksanakan Shalat Maghrib di lantai atas rumahnya.

Secara tiba-tiba. Tanpa disangka. Lora FW datang. Langsung menyeret Neng Faroh keluar kamar.

Tak berhenti menyeret. Lora FW juga memukul Neng Faroh secara brutal.

Pukulan Lora FW mengenai kepala sebelah kiri dan tangan sebelah kiri Neng Faroh

Akibat pukulan tersebut. Neng Faroh mengalami luka lebam di bagian kepala dan pundak.

Mendengar ada cekcok dan keributan di lantai atas.

Salah satu saksi bernama Syarifah bergegas ke lantai atas tempat kejadian perkara (TKP).

Saat Syarifah datang. Lora FW langsung kabur usai memukuli Neng Faroh.

Suasana jadi heboh mencari pelaku.

Sumber Mata Madura menyebut, sebelum menganiaya Neng Faroh.

Lora FW sempat datang ke Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan. Mencari keluarga besarnya bernama Ra Karror yang tak lain merupakan suami sah dari Neng Faroh Affan Fadli.

Namun, Lora FW tak bertemu Ra Karror di Ponpes Syaikhona Kholil itu.

Lora FW kemudian datang ke Ponpes Mambaus Salam, Senenan, Bangkalan yang ditempati Neng Faroh.

Saat itu, Lora FW langsung menemui menemui Neng Faroh. Tanpa basa basi langsung menyeret korban dan memukulinya.

Syaiful, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

matajatim.id

Disway

Budaya

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: