Gempa di Malang Raya Bikin Warga Semburat

Mata Madura - 22/10/2021
Gempa di Malang Raya Bikin Warga Semburat
BMKG melansir gempa yang terjadi di Malang Raya pada Jumat (22/10/2021) jam 9.21 WIB tidak menyebabkan tsunami. Episentrum gempa berada di 8.84 LS, 112.51 BT atau sekitar 78 km Barat Daya Kabupaten Malang, Jatim. Berada di kedalaman 33 Km. - (BMKG)
Penulis
|
Editor Hambali
Link Banner

matamaduranews.comMALANG-Gempa berkekuatan 5,3 SR mengguncang wilayah Malang Raya, Jawa Timur, Jumat (22/10/2021) jam 09.21 WIB bikin warga kaget dan gemetaran.

Mereka lari semburat keluar rumah, untuk menyelamatkan diri.

Seperti yang dialami, Elisabet (12) pelajar SMP di Kota Malang, yang tengah belajar daring di rumah sampai lari meninggalkan pelajaran.

“Tadi kaget tiba-tiba ada getaran kuat. Lalu langsung keluar rumah,” ungkapnya, seperti dikutip sindonews.

Gempa di Malang Raya juga dirasakan di sejumlah tempat seperti Surabaya dan Blitar.

Kuatnya guncangan gempa membuat warga sampai berlari keluar rumah.

Mala, warga Surabaya Barat, mengatakan tempat tidurnya bergoyang-goyang hingga dia lari keluar rumah.

“Tempat tidur dan galon goyang-goyang gitu,” katanya.

Guncangan juga dirasa Siti Nurjanah, pemilik warung kopi di kompleks Makam Bung Karno, Blitar.

“Waduh kaget banget saya tadi sedang memasak di dapur,” ucap Nurjanah, yang berlari keluar rumah.

Nurjanah terlihat panik sembari menggenggam erat tangan anak laki-lakinya yang paling kecil.

Di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar di sekitar kompleks Makam Presiden Soekarno pemilik warung dan toko suvenir sempat berhamburan keluar saat gempa terjadi.

Guncangan kuat terasa selama sekitar 3 detik setelah diawali getaran yang lebih kecil.

ke Ponorogo. Puluhan siswa MAN 2 Ponorogo bahkan sampai berhamburan keluar ruangan. Mereka takut tertimpa reruntuhan bangunan.

Salah satu siswa, Larasinta Sekar Ayu mengaku kaget saat gempa mengguncang. Dia yang berada di lantai 3 Gedung Workshop MAN 2 Ponorogo langsung berusaha keluar gedung.

“Saya takut soalnya berada di lantai 3, langsung keluar ruangan. Tadi kerasa gempa,” tutur Laras kepada detikcom, Jumat (22/10/2021) sperti dikutip detik.

BMKG melansir gempa tidak menyebabkan tsunami.

Episentrum gempa berada di 8.84 LS, 112.51 BT atau sekitar 78 km Barat Daya Kabupaten Malang, Jatim. Berada di kedalaman 33 Km.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG dalam laman resminya, Jumat (22/10/2021).(sindo/kompas/kempalan/detik)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->