Menu

Giat Kecamatan Guluk-Guluk di Tengah Pandemi Covid-19

Giat Kecamatan Guluk-Guluk di Tengah Pandemi Covid-19
Mohammad Sidqi ZN, SE, MM, Plt Camat Guluk-Guluk, Sumenep. (Foto Yudie/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Bagi Kecamatan Guluk-Guluk, pemerataan pembangunan di segala bidang tidak boleh terpengaruh dengan situasi pandemi Covid-19, meski tentu saja tak mudah.

Hal yang paling diprioritaskan di kecamatan yang memiliki 12 desa dengan lahan pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakatnya ini dimulai dari bawah yaitu peningkatan pembangunan di tingkat desa.

Link Banner

Plt Camat Guluk-Guluk, Mohammad Sidqi ZN mengatakan, giat selama pandemi Covid-19 tetap dilakukan. Salah satunya program peningkatan kapasitas perangkat desa melalui Peningkatan BUMDes dan Siskeudes.

Dalam program ini, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep.

“Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap di 12 desa. Hingga saat ini masih tersisa 3 desa yang belum selesai,” kata Sidqi saat ditemui Mata Madura, Kamis (8/10/2020).

Adapun materinya, lanjut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Guluk-Guluk itu, meliputi berbagai bidang.

Yang pertama, bidang pemerintahan desa terkait Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), pengaturan honor perangkat desa, kepala desa, biaya musyawarah desa, dan lain-lain.

Kedua, bidang pembangunan meliputi masalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pembangunan balai desa. Lalu yang ketiga, tentang pembinaan masyarakat desa.

Sedangkan yang keempat adalah bidang pemberdayaan masyarakat desa. Yang kelima penanggulangan bencana dan desa mendesak terkait dengan pandemi Covid-19.

“Bidang yang kelima ini meliputi BLT DD, pembentukan Posko Covid-19 dan produksi masker pada tiap desa yang dialokasikan dari anggaran Dana Desa,” jelas Sidqi.

Adapun bantuan terakhir yang telah terealisasi kepada masyarakat, kata dia adalah penyaluran BST APBD sebesar Rp 200 ribu perbulan selama tiga kali.

“Dan antuan beras sebanyak 15Kg  selama dua bulan kepada kelompok penerima PKH,” imbuh alumni S2 STIE Malang itu.

Sementara menyoal pembangunan desa yang perlu lebih diprioritaskan, Sidqi melihat perkembangan kegiatan BUMDes di tiap desa masih monoton pada simpan pinjam saja.

“Saya berharap BUMDes mampu berinovasi pada bidang yang lain dalam pengelolaannya agar perkembangannya lebih maksimal,” ujar Plt Camat Guluk-Guluk tersebut.

Berikutnya masyarakat desa diharapkan agar mampu meningkatkan usaha home industri dan kerajinan dengan dibantu penguatan modal usaha dari Dana Desa masing-masing.

Yudie, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Mata
Mata
Lowongan

Ra Fuad Amin

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini & Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: