Menu

Kisah Janda Cantik di Probolinggo yang Dilaporkan Perkosa Remaja

Kisah Janda Cantik di Probolinggo yang Dilaporkan Perkosa Remaja
ilustrasi

matamaduranews.comPROBOLINGGO-Jika ada gadis diperkosa. Itu sudah biasa menghiasi pemberitaan kriminal.

Bagaimana jika remaja diperkosa janda?

Inilah kisah janda cantik di Probolinggo yang kini menjadi perbincangan publik setelah orang tua FU-remaja yang masih berumur 16 tahun-melaporkan dugaan perbuatan tak senonoh si janda ke Polres Probolinggo.

Janda cantik beranak satu itu bernama DAP.

Keseharian DAP dikenal sebagai peyanyi di Probolinggo, Jawa Timur.

Hubungan DAP dan FU dikenal sebagai patner kerja.

FU sebagai fotografer wedding. Sedangkan DAP sebagai penyanyi.

Kejadian berawal pada hari Minggu (10/4/2021).

Keduanya bikin janjian bertemu untuk membicarakan pekerjaan di rumah kontrakan DAP di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo.

Di pertemuan itu, FU dan DAP sedang asyik minum miras (minuman keras).

FU tak sadarkan diri.

Saat tak sadar itu, FU dipaksa melayani nafsu DAP.

Setelah melakukan cocok tanam.

Keesokan harinya, FU dibawa ke kos DAP yang berada di kawasan Ketapang.

Di tempat baru itu, FU kembali dipaksa menuruti melayani hasrat DAP.

Selama dua hari bercocok tanam. DAP tetap melarang FU untuk pulang.

FU malah diajak ke kontrakan DAP yang berada di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Lagi-lagi di tempat baru itu, di hari Selasa (13/4/2021) DAP kembali memaksa FU untuk melayani syahwatnya.

Praktis. Selama tiga hari berturut-turun, si remaja itu dipaksa melayani nafsu si janda cantik.

Karena tiga hari tak pulang ke rumah. Orang tua FU mencarinya.

Saat FU pulang ke rumahnya. Semua yang terjadi dengan DAP diceritakan.

Dari cerita FU putranya. Si ortu melapor ke Polres Probolinggo.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono, Kamis (22//4/2021), mengatakan, setelah mendapat laporan, Unit Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo telah memeriksa korban.

“Rabu (21/4/2021) kemarin korban sudah dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar AKP Heri.

Katanya, polisi kini tengah mendalami kasus dugaan pencabulan ini.

Heri mengaku butuh waktu untuk mencari keberadaan terduga.

“Sekarang masih dalam tahap lidik dan sejauh ini kami masih memintai informasi dari korban/pelapor yang sekarang masih berstatus saksi,” pungkasnya. (**)

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

matajatim.id

Disway

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: