Menu

Kos-kosan Tak Berizin di Telang akan Disegel, Ini Kata Sekcam Kamal

Kos-kosan Tak Berizin di Telang akan Disegel, Ini Kata Sekcam Kamal
Ainul Yakin Sekertaris Kecamatan Kamal saat dimintai keterangan(matamadura).
Link Banner

matamaduranews.comBANGKALAN-Usaha Kos-kosan di Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura kian menjamur.

Sayang dari sekian kosan yang berada 70 persen masih belum berizin dan membayar pajak.

Namun Pemerintah masih belum menindak lanjuti, Kini mendapat Atensi dari pihak Kecamatan Kamal.

Namun banyak bagi pelaku usaha kos kosan tidak mengindahkan administrasinya seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin dari kos kosan itu sendiri.

Ainul Yakin Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Kamal mengatakan bahwasannya saat ini masih banyak rumah kos yang tak berizin dan tak bayar pajak.

“Banyaknya kos-kosan tidak berizin, dan yang tak bayar pajak di daerah Kecamatan Kamal, terkhusus di daerah Telang,” kata Ainul Yakin saat diwawancara Mata Madura, Senin (13/1/2020) sore.

Ainul Yakin bukan lantas tak berusaha, dirinya sudah menggerakkan Tatib di Kecamatan Kamal, namun, masih secara bertahap karena tidak adanya anggaran untuk melakukan monitoring.

“Dari Tatib sudah jalan, tapi bertahap. Maklum, karena tidak adanya anggaran untuk monitoring. Kasihan juga teman-teman jika saya suruh, tidak dikasih apa-apa. Minimal air minum,” akunya.

Dirinya katakan sudah komunikasi dengan pihak kepala desa setempat untuk menindak lanjuti Kosan yang tak berizin, dikarenakan Kos-kosan daerah telang notabennya bukan pemilik asli Bangkalan. Namun kebanyakan milik orang luar daerah.

“Kami sudah komunikasikan dengan Kadesnya, di Telang itu banyak yang menunggak pajak, pemiliknyapun bukan orang Bangkalan, tetapi luar daerah, ada Jakarta dan Kalimantan,” sebut Ainul Pria asli Kamal ini.

Tambah Ainul Yakin dirinya mengaku kebingungan. Retribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di telang tidak lunas, karena mayoritas pemiliknya orang luar daerah.

“Dalam waktu dekat saya mau kordinasi sama Perizinan, Bapenda dan Satpol PP untuk lakukan Sidak, Jika memang benar adanya tak berizin tak segan-segan kami akan menyegel,”.

Soal pengawasan karena maraknya kosan di Telang dijadikan tempat mesum, Ainul mengatakan sampai saat ini hanya berupa laporan masyarakat setempat cukup banyak.

“Enggak menutup kemungkinan soal itu (mesum) ada. Tapi kita belum turun untuk mendapatkan faktanya. Tapi mudah-mudahan sih nggak ada karena di sini mahasiswa semua, jika pun ditemukan ada kosan yang dijadikan tempat mesum, pihaknya tidak akan segan-segan untuk membekukan. Hal itu demi menciptakan lingkungan yang baik,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A DPRD Bangkalan Syaiful Anam, menuturkan pendataan ulang itu penting dilakukan karena banyak rumah kos yang baru berdiri tetapi belum terdata sebagai wajib pajak.

“Potensi pajak rumah kos ini besar sekali kalau mau dimaksimalkan, hanya saja data pemerintah kurang update atau tidak diperbaharui, perlunya pendataan kembali,” kata Syaiful.

Syaiful, Mata Bangkalan

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Pilkada 2020

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: