Melatih Mental dengan Kompetisi

Mata Madura - 13/09/2016
Melatih Mental dengan Kompetisi
 - ()
Penulis
|
Editor

bersaing-dengan-sekolah-lain-se-kabupaten-smpn-1-tambelangan-menyabet-juara-2-lomba-gerak-jalan-tingkat-kabupaten-foto-dok-sekolah-copyMenghadapi puluhan sekolah se-Kabupaten Sampang, SMPN 1 Tambelangan tak gentar. Sekolah yang berada di balik perbukitan ini menyabet Juara 2 dalam Lomba Gerak Jalan Tingkat Kabupaten.

Lokasinya yang berada jauh dari pusat kabupaten tak membuat semangat siswa surut. Di tengah munculnya sejumlah sekolah swasta, SMPN 1 Tambelangan tetap bertahan dan menjadi sekolah tujuan utama masyarakat di sekitarnya. Sebanyak 457 siswa tercatat melanjutkan pendidikan tingkat menengah di sekolah yang memiliki 19 kelas ini. Hal ini menunjukkan besarnya minat masyarakat setempat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMPN 1 Tambelangan. Mutu sekolah juga bisa nampak dari akreditasi A yang diterima sejak Januari 2015 silam.

Tujuan pendidikan adalah menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas, namun berkarakter serta berdaya saing. Hal inilah yang menjadi perhatian SMP plat merah ini. Sejak berdiri puluhan tahun silam SMPN 1 Tambelangan telah menghasilkan banyak lulusan yang mumpuni. Bukan hanya membina siswa agar mumpuni di bidang akademik, siswa juga dilatih untuk memiliki jiwa kompetisi. Sehingga bisa bersaing dengan penuh percaya diri dalam berbagai bidang.

Agustus lalu SMPN 1 Tambelangan mengirimkan siswa-siswinya untuk mengikuti lomba gerak jalan tingkat Kabupaten. Setelah bersaing dengan sekolah lain se-kabupaten, tim gerak jalan putri berhasil menorehkan prestasi. Sekolah ini berhasil menyabet juara 2 Lomba Gerak Jalan Putri Tingkat SMP se-Kabupaten Sampang. Meski berasal dari desa, siswa-siswi SMPN 1Tambelangan mampu mengalahkan sekolah-sekolah ternama lainnya. Selain memenangkan lomba gerak jalan, siswa-siswi SMPN 1 Tambelangan juga pernah meraih juara dalam lomba membaca puisi tingkat Kabupaten tahun 2015.

Menurut kepala sekolah SMPN 1 Tambelangan Abdul Fatah, hal ini tidak lepas dari kerja keras siswa yang berlatih dengan serius serta dewan guru yang selalu memberikan bimbingan. “Dengan mengikuti perlombaan, secara otomatis mental siswa akan lebih terlatih dalam berbagai situasi. Meskipun kita berasal dari desa, tidak boleh kalah dengan sekolah yang ada di kota,” katanya, Selasa pekan lalu.

Sekolah yang menempati lahan seluas 10.875 m2 ini juga selalu berupaya untuk meningkatkan kapasitas pengajar. Dengan pengajar yang berkualitas, maka diharapkan kualitas siswa juga akan meningkat. Baik di bidang akademik maupun non-akademik.

jamal

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->