Menu

Nasib Bunda Fitri

Nasib Bunda Fitri
Lima Bacabup dan dua Bacawabup yang melamar ke Desk Pilkada PKB Sumenep usai pendandatanganan Pakta Integritas aN-Nahdliyyah di hadapan seluruh pengurus DPC dan PAC PKB, Minggu kemarin di salah satu hotel. (matamadura)
Link Banner

Catatan: Hambali Rasidi

Desk Pilkada DPC PKB Sumenep mulai memperkenalkan 5 bakal calon bupati dan 2 bakal calon wakil bupati Sumenep.

Mereka mulai diperkenalkan lewat penandatangan Pakta Integritas aN-Nahdliyyah di hadapan seluruh pengurus DPC dan PAC PKB, Minggu kemarin di salah satu hotel.

Lima Bacabup yang memenuhi syarat administrasi melamar ke PKB, yaitu: KH Muh Unais Ali Hisyam, Nurfitriana Busyro Karim, Donny M. Siradj, Fattah Jasin dan Salahuddin Warits. Sedangkan Bacawabup, Achmad Yunus dan Nurfaizin.

Sejak pendaftaran Bacabup dan Bacawabup ditutup 15 November 2019. Muncul berbagai spekulasi.

Bagaimana nasib calon yang akan diusung PKB. Apakah masih berpeluang menang di Pilkada Sumenep, September 2020?

Sementara Bakal Calon Bupati yang lain sudah gerilya. Seperti, Ach. Fauzi dan Malik Effendi.

Lalu muncul rumor Bacabup yang akan direkom DPP PKB. Soal nama, sengaja tak perlu disebut di sini.

Walau sejak penandatanganan Pakta Integritas aN-Nahdliyyah sudah ada isyarat.

Dari utusan DPW PKB Jatim, menyampaikan pesan. Siapa pun yang direkom DPP sebagai Calon Bupati dan Calon Wabup, semua kader PKB harus solid untuk memenangkan.

Soal siapa yang akan direkom untuk daftar ke KPU. Kata utusan DPW PKB Jatim, calon yang berpotensi menang. Bahkan, sang utusan memberi tamsil. Memenangkan Pilkada, ibarat main bola. Butuh banyak tenaga.

Anda bisa tebak sendiri. Siapa 5 nama Bacabup itu yang akan direkom DPP PKB.

Sekarang, sudah tak lagi bicara, siapa yang akan direkom DPP.

Ramai pertanyaan, siapa Wakil-nya Cabup yang akan diusung PKB?

Dari kasak kusuk yang memperbincangkan, ada nama Nurfitriana Busyro. Dan nama lain, yang tak perlu disebut di sini.

Nama Nurfitriana alias Bunda Fitri ramai disebut sebagai  calon wakil bupati.

Sampai ada yang guyon di grup WhatsApp. Begini bunyinya:

Ach. Fauzi melamar Bu Fitri

Fattah Jasin melamar Bu Fitri

Kiai Unais melamar Bu Fitri

Malik Effendi melamar Bu Fitri

Dari sekian lamaran itu, pasti ditolak oleh Bu Fitri.

Kenapa?

Karena Bu Fitri masih setia dengan Kiai Busyro

Tak disangka guyonan bersayap itu, mulai menjawab teka-teki

Soal hasil analis politik. Potensi kemenangan tiga calon bupati (Malik, Fattah dan Fauzi) ada di wakil.

Dan nama wakil yang dimaksud, ternyata Bunda Fitri.

Ya..Nasib Bunda Fitri. Dilirik sebagai Bacawabup. Bukan Bacabup

Pesona Satelit, 30 Desember 2019

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Lowongan

Ra Fuad Amin

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: