Live Update
covid-19 indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal
Pak Kades Bercerita; Anak dan Suami Siksa Istri Hamil 7 Bulan Hingga Wafat - MATA MADURA

Menu

Pak Kades Bercerita; Anak dan Suami Siksa Istri Hamil 7 Bulan Hingga Wafat

Pak Kades Bercerita; Anak dan Suami Siksa Istri Hamil 7 Bulan Hingga Wafat
Gambar dan video kematian Sanima, perempuan yang hamil 7 bulan karena disiksa suami dan anaknya saat viral di medsos. (matamadura)
Link Banner

matamaduranews.comSAMPANG-Kepala Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Masfur membuat pernyataan yang mengejutkan atas penyebab meninggalnya, Sanima, perempuan yang sudah hamil 7 bulan.

Kata Masfur, warganya yang bernama Sanima itu, disika oleh suaminya sendiri bernama Musa dan anaknya bernama Jamal.

Pernyataan Kades Masfur, seperti dikutip situs tribunmadura, mendapat informasi dari keluarga almarhum (Sanima) bahwa sebelum Sanima meninggal dunia, penyiksaan sudah dilakukan anak dan suaminya sehingga mengalami kebutaan.

Kades Masfur bercerita, waktu itu Sanima minta dijemput ke saudaranya untuk pulang ke rumah ortunya di Sampang.

Setelah beberapa Minggu di rumah ortu di Sampang, Sanima kembali dijemput oleh Musa dan Jamal untuk dibawa pulang ke rumah suaminya di Dusun Sendih, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Bangkalan.

“Setelah itu, baru terjadi penyiksaan kembali yang dilakukan oleh Musa dan Jamal sampai mengakibatkan korban mengalami lebam di sekujur tubuh dan meninggal dunia,” ucap Kades Masfur.

Viral di Medsos

Akun Instagram @ndorobeii, memposting gambar yang disertai keterangan kondisi ibu yang sedang hamil 7 bulan meninggal dunia setelah disika anak dan suami sendiri.

Innalilahiwainna ilaihiroji’un. Telah meninggal dunia seorang wanita lagi hamil 7 bulan yang telah dianiaya oleh suami dan anak sendiri,” tulis akun tersebut di kolom keterangan.

Karuan saja warganet heboh. Baik di facebook dan instagram. Dari hebohnya, selama 16 jam yang menyukai sudah 6 ribu lebih.

@ndorobeii juga menyertakan sebuah video yang memperlihatkan sejumlah ibu-ibu sedang mengerubungi jazad Sanima yang sudah terbujur di atas peristirahatannya.

Salah satu warga terlihat membelai wanita itu sambil mendoakannya agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Maha Pencipta.

Beberapa warganet yang turut berempati dengan kejadian ini pun menuliskan berbagai komentar.

“Innalillahiwainnailaihirojiun, semoga husnul khotimah,” tulis @adeeputrii_

Pemilik akun @ndorobeii itu pun turut mengungkapkan empatinya dan berharap hukum dapat seadil-adilnya ditegakkan.

Suami Ditangkap Polres Bangkalan

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra saat rilis di halaman Polres Bangkalan, selasa (24/12/2019), menjelaskan, penangkapan pelaku (Mosa) atas laporan dari adik Nima (keluarga korban) kepada kepolisian Resort Bangkalan.

Setelah dilakukan visum, polisi langsung memulai penyelidikan. “Dalam waktu 24 jam tersangka bisa kami amankan,” terang Kapolres Rama saat rilis.

Kapolres Rama tak menjelaskan pelaku lain selain Mosa atas meninggalnya Sanima, warga Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Sampang yang mengalami kekerasan saat hamil 7 bulan hingga meninggal dunia.

Polisi menyebut atas perbuatan Mosa dikenakan ancaman pidana 7 sampai 15 tahun penjara.

Mohlis, Mata Madura

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :
Kru
Puskesmas
PC
Iklan
Iklan
Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Tasawuf

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: