Menu

Pasien RSUDMA Sumenep Senang Dibesuk Bupati Busyro Karim

Pasien RSUDMA Sumenep Senang Dibesuk Bupati Busyro Karim
AKRAB: Bupati Busyro dan Bunda Fitri saling lempar senyum dengan Kiai Dauri, salah satu pengajar di PP. Annuqayah Guluk-Guluk yang kebetulan menjalani perawatan di RSUDMA karena kecelakaan lalulintas. (Foto Rusydiyono/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Nurfitriana, Bupati KH A. Busyro Karim membesuk warga yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA), Kamis (24/01/2019).

Bupati Busyro Karim yang didampingi Bunda Fitri tiba di halaman RSUDMA Sumenep sekitar pukul 10. 45 WIB. Turun dari mobil yang dikendarai, keduanya didampingi Direktur RSUDMA Fitril Akbar langsung menuju ruang perawatan pasien bedah.

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu di ruang perawatan pasien beda disambut hangat, terutama oleh keluarga pasien.

“Assalamualaikum, kadiponapa paddha sehat sadaja (bagaimana, semuanya sehat, red),” sapa Bupati Busyro kepada segenap pasien dan keluarga yang menunggui.

Di antara pasien yang sedang dirawat, ada Kiai Dauri (45) asal Kecamatan Ganding yang merupakan Guru pengajar di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk. Dengan tersebut, Bupati Busyro bersama Bunda Fitri terlihat bincang-bincang santai sambil menghibur. Rupanya, Bupati dan Kiai Dauri memang saling kenal.

“Terimakasih Kiai,” ucap Kiai Dauri kepada Bupati Busyro Karim sebelum akhirnya pindah ke ruang yang lain.

Dari ruang perawatan bedah, Bupati Busyro Karim pindah ke ruangan lain untuk menyapa dan membesuk warga. Terakhir, Bupati Busyro menjenguk Ketua PC NU Sumenep KH. Pandji Taufiq yang kebetulan juga menjalani perawatan di RSUDMA.

“Sakit apa, sakit mikirin NU,” tanya Bupati Busyro kepada Kiai Pandji seraya tersenyum.

Waktu pertama kali Bupati Busyro tiba di Ruang Dahlia tempat Kiai Pandji dirawat, Ketua PC NU itu terlihat tiduran. Namun pada akhirnya, Kiai Pandji bangun dan duduk sambil menyalami Bupati Busyro.

Setelah itu, antara Bupati Busyro, Bunda Fitri, Kiai Pandji, serta kerabat Kiai Pandji tampak ngobrol santai. Sesekali, terdengar renyah tawa penuh keakraban.

“Terimakasih Kiai Busyro, terimakasih Nyi Fitri,” kata Kiai Pandji saat Bupati beranjak untuk pulang.

Rusydiyono, Mata Madura

Bagikan di sini!
KOMENTAR

1 Komentar

  1. Masyarakat kecil di plosok paling terlupakan Kamis, 24 Januari 2019

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Kerapan Sapi

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional