PMII dan BEM se Pamekasan Demo PPKM Level 4

Tak Berkategori

matamaduranews.comPAMEKASAN-Dua arus aktivis mahasiswa secara bersamaan mendatangi Kantor Bupati Pamekasan dan DPRD Pamekasan, Jumat Siang, (23/07/2021).

Ratusan mahasiswa itu tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan dan Aliansi BEM se-Pamekasan.

Mereka menolak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 karena dinilai akan menghambat perekonomian masyarakat.

Selain menolak. Para aktiivisi mahasiswa itu, mendesak Pemkab Pamekasan agar segera memberi Bansos untuk warga terdampak PPKM.

“Kami datang tidak lain tidak bukan untuk mewakili keluh kesah masyarakat di Kabupaten Pamekasan dengan pemberlakuan PPKM,” kata korlap aksi Syaiful Bahri

Syaiful menyebut, pemberlakuan PPKM level 4 dinilai hanya mematikan sektor perekomian bagi rakyat kecil. Mereka bahkan menuntut agar Pemkab setempat segera menerbitkan surat edaran khusus perihal pencabutan PPKM.

“PPKM hanya menyengsarakan masyarakat dan mematikan perekonomian,” ujar Syaiful.

Selain itu, para aktivis juga menuntut Pemkab setempat agar bertindak tegas terhadap beberapa rumah sakit swasta yang menolak pasien dengan gejala covid-19.

Dalam amatan aktivis mahasiswa, ada sejumlah pasien yang harus meninggal lantaran dipingpong oleh sejumlah RS Swasta.

“Cabut saja izinnya jika sudah tidak bisa menangani pasien covid-19,” pinta Syaiful.

Aksis mahasiswa ditemui Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman. Dia berjanji akan menyampaikan aspirasi para demonstran kepada Pemkab setempat.

“Setelah ini akan kami sampaikan tuntutan para mahasiswa ke Pemkab Pamekasan,” singkatnya, saat menemui massa aksi.

Hasib, Mata Madura

Komentar