Menu

Satu Dusun Lockdown Setelah Lonjakan Covid di Kepulauan Sapeken Sumenep

Satu Dusun Lockdown Setelah Lonjakan Covid di Kepulauan Sapeken Sumenep
PAKET SEMBAKO: Serah terima secara simbolis bantuan dari Bank Jatim Cabang Sumenep sebanyak 100 paket sembako diterima Plt Camat Sapeken Jailani, HS (FOTO:dok.kecamatansapeken)

matamaduranews.com-SUMENEP-Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep tergolong tinggi lonjakan kasus Covid-19.

Update per hari Rabu 21 Juli 2021, total jumlah pasien yang terkonfirmasi covid di Kecamatan Sapeken sebanyak 174 orang.

Sebanyak 133 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri (isoman) dan dirawat di Puskesmas Sapeken dan Rumah Sakit Abuya Kangean.

Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 13 orang. Sebanyak 28 orang masih menjalani isoman.

Plt Camat Sapeken Jailani HS saat dihubungi Mata Madura menyampaikan, kondisi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Kepulauan Sapeken masih terkendali.

Katanya, pasien covid yang tergolong sedang dan berat bisa ditangani di Puskesmas Sapeken dan Rumah sakit Abuya Kangean.

“Bagi pasien OTG dengan gejalan ringan menjalani secara isolasi mandiri namun tetap dalam pantauan tim medis,” sebutnya, Rabu.

Menurut Jailani, di antara peta sebaran kasus covid di Kecamatan Sapeken yang paling tinggi berasal dari Desa Pagerungan Besar. Kemudian disusul Dusun Pelat.

“Dusun Pelat berada di dua desa antara Desa Sepanjang dan Desa Tanjung Keok. Dengan berbagai pertimbangan, Dusun Pelat terpaksa dilakukan penyekatan (lockdown),” tutur Jailani.

Dikatakan, dengan lonjakan pasien covid di wilayah Kecamatan Sapeken pihaknya sangat bertanggung jawab untuk mengendalikan.

Berbagai langkah dilakukan Jailani agar mendapat perhatian penuh dari semua pihak untuk mengatasinya.

“Alhamdulillah ada bantuan dari kapal perang Kormada II Lanal Batuporon Surabaya pada 6 Juli 2021 tiba di Sapeken menyerahkan sejumlah APD, masker, swab antigen dan vaksinn” sambung Jailani.

Selain bantuan dari TNI AL, bantuan juga datang dari Bank Jatim Cabang Sumenep sebanyak 100 paket sembako untuk warga terdampak di wilayah penyekatan (lockdown) di Dusun Pelat.

Menurut Jailani, senyak 100 paket sembako itu diangkut melalui kapal speedboat kemudian diserahkan secara simbolis kepada penerima pada acara sosialisasi dengan para Kades, Selasa kemarin.

Agar penderita Covid-19 di Kecamatan Sapeken menurun. Jailani tiada henti melakukan koordinasi dan menjalin kerjasama secara sinergi bersama Forkopimka, Satol PP serta Tim Medis Puskesmas Kecamatan Sapeken.

Tim Kecamatan itu setiap hari melakukan monitoring evaluasi PPKM Darurat Covid-19 ke sejumlah pulau-pulau kecil di Sapeken berdasar Perbup Sumenep guna meminimalisir penyebaran virus covid.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu masyarakat Sapeken untuk mencegah penyebaran covid dan meringankan beban masyarakat terdampak Covid di wilayah kami,” pungkas Jailani.

Yudik, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

matajatim.id

Disway

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: