Selain Tanggul Jebol, Ini Penyebab Lain Banjir Pamekasan

Mata Madura - 06/01/2017
Selain Tanggul Jebol, Ini Penyebab Lain Banjir Pamekasan
RIMBUN: Pohon bambu milik Dinas PU Binan Marga Pengairan Pamekasan yang membuat saluran sungai tersendat. (Foto Hasib Mata Madura) - ()
Penulis
|
Editor
Link Banner
banjir-pamekasan

RIMBUN: Pohon bambu milik Dinas PU Binan Marga Pengairan Pamekasan yang membuat saluran sungai tersendat. (Foto Hasib Mata Madura)

MataMaduraNews.com PAMEKASAN – Santer diberitakan penyebab banjir yang menerjang pemukiman warga Kelurahan Geladak Anyar, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan adalah tanggul jebol. Namun, di balik itu ada penyebab lain, yaitu pohon bambu yang rimbun milik Dinas PU Bina Marga Pengairan Kabupaten Pamekasan yang membuat saluran air sungai tidak lancar. Hal tersebut disampaikan Marsawan salah satu warga setempat, Jum’at (06/01//2017).

Marsawan membeberkan, pohon bambu itu tumbuh di pinggir sungai, bahkan sebagian dari pohon itu menutupi air, sehingga ketika hujan dan air sungai besar, menjadi penyendat air lewat.

“Bambu milik Dinas Pengairan (Dinas PU Bina Marga Pengairan, red) yang juga menjadi penghalang saat hujan,” terangnya sambil menunjukkan pohon bambu yang dimaksud kepada MataMaduraNews.com.

Pantauan MataMaduraNews.com, keberadaan pohon bambu yang katanya milik Dinas PU Bina Marga Pengairan Kabupaten Pamekasan memang rimbun dan tumbuh ditepi sungai dengan beberapa pohon roboh menjalar ke sungai. Aliran sungai seakan menyempit. Dan kondisi tersebut bisa menyendat beberapa sampah yang dibawa air dari arah utara. Akhirnya, air bisa meluap ke permukiman warga.

Perlu diketahui, saat hujan deras mengguyur Bumi Gerbang Salam, kemarin, tanggul yang ada di Kelurahan Geladak Anyar jebol. Lalu, air sungai naik menerjang pemukiman warga. Tercatat, dua rumah roboh akibat banjir pada waktu itu.

Reporter: Hasib, Syahid Mata Pamekasan | Editor: Anwar

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->