Menu

Setelah Rapid Test, 350 Santri Sukorejo asal Sapudi Kembali Berjamaah ke Pesantren

Setelah Rapid Test, 350 Santri Sukorejo asal Sapudi Kembali Berjamaah ke Pesantren
350 santri dari 800 santri Sukorejo asal Pulau Sapudi mengikuti prosesi pelepasan BAJA (kembali berjamaah) di Pelabuhan Tarebung Gayam, ke Pesantren Salafiyyah Syafiiah Sukorejo, Situbondo, Selasa (matamadura.mif)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Sebanyak 350 Santriwan Santriwati Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo asal Pulau Sapudi akhirnya kembali secara berjamaah ke pesantren, pada hari Selasa (28/7/2020).

Pemberangkatan 350 santri itu, dilepas Camat Nonggunong, Mohammad Rais Yusuf, S.Sos, melewati Pelabuhan Tarebung menaiki KMP Dharma Kartika, rute Sapudi-Jangkar.

Acara Pelepasan BAJA (Balik Berjemaah) Kelompok Kapal I itu, dimulai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon yang disaksikan Muspika Gayam dan Nonggunong.

Acara pelepasan dimulai jam 09.00 WIB dengan prosesi upacara pelepasan dengan komandan upacara Ketua BAJA KH. Abd. Majid Imam.

“Alhamdulillah, sebanyak 350 santri Sukorejo asal Sapudi berhasil diberangkatkan secara berjamaah pada tahap pertama. Nanti akan ada pemberangkatan gelombang berikutnya. Sebab, jumlah keseluruhan santri Sukorejo se Kecamatan Gayam dan Nonggunong sebanyak 800 lebih santri,” ucap Camat Rais kepada Mata Madura, usai pemberangkatan santri.

Sebelumnya, semua santri yang akan kembali ke pondok pesantren, terlebih dahulu melakukan rapid test di Puskesmas Gayam dan Nonggunong syarat kembali ke pesantren Sukorejo.

Miftah, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Lowongan
Lowongan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Tasawuf

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: