Kesehatan

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sumenep Tambah Dokter Spesialis Bedah

×

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sumenep Tambah Dokter Spesialis Bedah

Sebarkan artikel ini
Dokter Spesialis RSUD Sumenep
Dokter Bagus Aris Madani, Sp.B (kanan) bersama dr. Arya Rasi Putranto, Sp.B

matamaduranews.comRSUD dr Moh. Anwar Sumenep terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah itu dengan menambah jumlah dokter spesialis bedah.

Saat ini, RSUD milik Pemkab Sumenep ini memiliki dua dokter spesialis bedah, Yaitu,  dr. Syaiful Kamil, Sp.B dan dr. Arya Rasi Putranto, Sp.B. Berhubung dr. Syaiful Kamil, Sp.B  melanjutkan studinya. RSUD merekrut dokter spesialis bedah baru, bernama dr. Bagus Aris Madani, Sp.B.

Dokter Aris, kelahiran Sumenep yang baru saja menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Status dr Aris sebagai dokter kontrak, terhitung sejak 5 September 2023.

Jadwal tugas dr Aris di Poli Bedah RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, bergantian per minggu dengan dr Arya.

“Jadi, kalau minggu pertama saya yang bertugas, maka minggu kedua dr. Arya. Jadwalnya sudah ada di poli,” terang dr Aris kepada media.

Dokter Aris sengaja memilih di RSUD dr Moh. Anwar Sumenep sebagai bentuk pengabdian kepada tanah kelahirannya, yaitu Kabupaten Sumenep.

Dokter Aris tak menduga bisa mengabdi di rumah sakit Sumenep. Setelahbmenyelesaikan pendidikan. Kebetulan RSUD Sumenep lagi butuh tambahan dokter bedah. Sejak itu, dr Aris langsung melamarnya.

Selama di RSUD Sumenep. dr Aris dibantu dr. Arya. Sudah enam tahun dr Arya mengabdi sebagai ASN di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep.

Dokter Arya sejak 2017 bertugas di RSUD Sumenep. Sampai saat ini, dia tetap betah mengabdi dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumenep.

Selama bertugas di RSUD Sumenep,  dr Arya selalu melayani pasien secara maksimal. Dalam wawancaranya, dia berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut memeriksakan kesehatannya jika ada benjolan yang tak nyaman.

“Jangan takut untuk berobat. Kami selalu siap memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan bedah kepada pasien tidak sembarangan. Jika dianggap masih ada upaya lain yang lebih baik, maka tidak akan menempuh tindakan bedah.

“Terkecuali sudah tidak ada opsi lain, baru akan dilakukan bedah. Intinya, masyarakat jangan takut berobat karena kami komitmen mem- berikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya. (*)

KPU Bangkalan