Menu

AKD Bangkalan Minta Data Penerima Beras Bersubsidi Ditinjau Ulang

  Dibaca : 210 kali
AKD Bangkalan Minta Data Penerima Beras Bersubsidi Ditinjau Ulang
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan saat memberikan sosialisasi penyaluran beras bersubsidi di hadapan suluruh kepala desa se-Kabupaten Bangkalan. (Foto Istimewa/Mata Madura)
Link Banner

MataMaduraNews.comBANGKALAN-Untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali akan memberikan bantuan beras bersubsidi (Rasidi) pada tahun 2018.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan Taufan Zairiansyah dalam acara Sosialisasi Penyaluran Beras Bersubsidi dalam Program Percepatan dan Perluasan Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Jawa Timur tahun 2018 di Kabupaten Bangkalan, Rabu (14/2/18) di Gedung Merdeka Bangkalan.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinsos Bangkalan, terdapat sebanyak 42.342 keluarga penerima manfaat (KPM). Yang mana setiap kepala keluarga (KK) akan mendapatkan masing-masing 10 kilogram beras dengan kualitas medium dengan uang tebusan sebesar 1.600 per kilogram.

BACA JUGA: Usai Pengambilan Nomor Urut, Begini Komentar Tiga Paslon Pilkada Bangkalan

Namun, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Bangkalan Moh. Taufan, menyebut data penerima beras bersubsidi banyak yang tidak tepat sasaran, sehingga butuh untuk diperbaiki.

”Dari KPM itu ada yang kurang layak untuk menerima bantuan itu. Makanya harus ditinjau ulang, banyak yang kurang tepat sasaran,” ungkapnya.

Selain itu, Moh. Taufan berharap penyaluran beras bersubsidi dilakukan setelah pemilukada. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi masalah antara masyarakat dan kepala desa.

Kalo programnya bagus, cuman kalo bisa pembagiannya ini di luar Pilkada biar aman. Karena nanti larinya ke Kepala Desa, sehingga berawal dari ini bisa bergejolak yang lain,” imbuhnya.

Hasin, Mata Bangkalan

KOMENTAR

2 Komentar

Link Banner
Link Banner
Link Banner Link Banner

Kategori Pilihan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional