Menu

2 Pemuda Bangkalan Tewas di Pasuruan Usai Tabrak Truk Fuso

2 Pemuda Bangkalan Tewas di Pasuruan Usai Tabrak Truk Fuso
Jenazah kedua pemuda Bangkalan sebelum dievakuasi di JL Raya Bromo, tepatnya di Desa Pohgading, Pasrepan, Pasuruan, Minggu (17/1/2021) siang. (Foto: radarbromo)

matamaduranews.comPASURUAN-Naas benar nasib Muhammad Akmal, 19, dan Sahrul Amin, 21. Kedua pemuda Desa Bancaran, Kecamatan Kota Bangkalan, Madura ini tewas usai menabrak truk fuso, pada hari Minggu siang  (17/1/2021) sekira jam 11.00 WIB.

Seperti dikutip radarbromojawapos.com, kedua pemuda itu mengendarai honda beat warna putih dengan Nopol M 5345 HZ melaju dari selatan ke utara.

Akmal yang nyetir baru saja selesai berwisata ke Gunung Bromo dalam perjalanan pulang ke Bangkalan, Madura.

Ketika di Jalan Raya Bromo masuk Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, si pengemudi mempercepat laju motornya.

Akmal berusaha menyalip motor lain yang berada di depannya.

Saat bersamaan dari arah berlawanan, ada truk fuso Nopol N 9768 WD yang dikemudikan Ahmad Yasmidi, 60, warga Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Maka terjadi tabrakan maut.

“Pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi. Mereka mencoba menyalip motor yang ada di depannya. Saat nyalip, ada truk fuso yang melaju dari arah utara. Motor pun menabrak bagian depan truk,” ucap Hasnan, salah satu warga setempat yang ikut menyaksikan kejadiaan naas itu.

Akmal mengalami luka parah. Kepala depan pecah, kaki kanannya. Si pengemudi langsung tewas di lokasi kejadian.

Sementara temannya, Syahrul Amin yang dibonceng kepala belakang pecah, telinga kiri keluar darah dan kaki kanan babras.

Keduanya langsung dibawa ke ruang pemulasaran RSUD. dr. R Soedarsono Kota Pasuruan.

Sedangkan pengemudi truk tidak mengalami luka apapun. (redaksi)

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

Hukum & Kriminal

Catatan

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: