6 Jamaah Calon Haji Meninggal Dunia di Madinah

matamaduranews.com-Sebanyak 6 jamaah calon haji Indonesia yang meninggal dunia di Madinah. Teranyar, Purnomo bin Sukaryo, umur 61 tahun. Jamaah calon haji asal Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ini masuk kelompok terbang (kloter) 15 Embarkasi Solo.

Koordinator Humas Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin menginformasikan bahwa Purnomo meninggal dunia saat tiba di Kota Madinah, Arab Saudi,  pada Sabtu (18/6/2022) pukul 08.10 Waktu Arab Saudi (WAS).

Tenaga Kesehatan Haji Indonesia Dyah Listyorini, seperti dikutip okezone, almarhum meninggal dunia diduga karena mengidap sakit penyakit cardiovascular.

“Penyebab kematian penyakit cardiovascular,” kata Dyah Listyorini, Minggu (19/6/2022).

Lalu Dyah menjelaskan kronologi meninggalnya Purnomo di Madinah.

Sebelum mengalami gangguan kesehatan, Purnomo shalat Dhuha di Masjid Nabawi. Setelah itu, dia berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW.

“Ketika Purnomo mau pulang, sampai di depan pintu delapan, pasien minta istirahat untuk masuk di dalam masjid,” katanya.

Tetapi secara tiba-tiba, Purnomo pingsan. Kemudian petugas kesehatan yang ada di lokasi memberikan pertolongan.

“Lalu dilakukan pertolongan pertama Resusitasi Jantung Paru (RJP). Sementara teman yang lain menghubungi ketua rombongannya yang berprofesi sebagai dokter,” katanya.

Pukul 07.21 WAS, dokter tiba di lokasi. Kondisi pasien saat itu, nadinya tidak lagi teraba, napas berhenti dan tidak merespons. Tetapi, upaya pacu jantung masih terus dilakukan.

Tim kesehatan juga meminta pertolongan dari rumah sakit setempat RS Al Shafiah. Setibanya tim dari rumah sakit Saudi, pasien langsung dibawa. Sepanjang perjalanan menuju RS, pacu jantung tetap diupayakan.

Kemudian mendapat penanganan medis dari pihak RS Al Safiah. Pada pukul 08.10 WAS pasien dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah dimakamkan di Baqi, Kota Madinah.

BACA JUGA :  Ditusuk Orang Tak Dikenal, Wiranto Langsung Tersungkur. Ini Kronologinya

Selain Purnomo. Seperti dikutip antara, ada tiga jemah dari Embarkasi Solo yang menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi.

Dia memerinci, satu orang asal Kendal yang tergabung dalam kloter 11 menjalani perawatan di KKHI Madinah.

Kemudian, dua anggota kloter 4 asal Grobogan menjalani perawatan di KKHI Mekkah. Selain itu, ada lima calon haji dari Embarkasi Solo yang masih menjalani perawatan di tanah air.

Sebanyak tiga orang dirawat di Rumah Sakit TNI AU Karanganyar dan dua lainnya dilakukan perawatan di Poliklinik Asrama Haji Donohudan.

PPIH Embarkasi Solo memberangkatkan jemaah kloter 22 yang meliputi 360 calon haji asal Kota Semarang dan Kabupaten Sukoharjo menuju ke Arab Saudi dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Boyolali, Minggu pukul 01.49 WIB.

Secara keseluruhan, PPIH Embarkasi Solo sudah memberangkatkan 7.881 orang ke tanah suci. “Kami berencana juga akan memberangkatkan JCH kloter 23 asal Sukoharjo ke tanah suci pada Minggu ini pukul 16.30 WIB,” kata Sarip.

Jemaah calon haji dari daerah Embarkasi Solo yang sudah tiba di tanah suci hingga kedatangan jemaah dalam kloter 21 sebanyak 7.521 orang. (antara/jpnn/okezone)

Komentar