Kesehatan

Sehari Berkantor di Puskesmas Pamolokan, Bu Kadis Berharap Layanan Kesehatan Ada Peningkatan

×

Sehari Berkantor di Puskesmas Pamolokan, Bu Kadis Berharap Layanan Kesehatan Ada Peningkatan

Sebarkan artikel ini
Puskesmas Pamolokan
Foto Bersama (kiri) usai dialog bersama tenaga kesehatan yang menjadi bagian dari evaluasi pelayanan dalam program BUNGA EMAS di Puskesmas Pamolokan.

matamaduranews.com | SUMENEP – Sejak apel pagi dimulai, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg Ellya Fardasah tak lagi berkantor di ruang dinas, Rabu, 13 Mei 2026. Ia memilih mengikuti denyut pelayanan di Puskesmas Pamolokan hingga seluruh aktivitas pelayanan kepada masyarakat selesai.

Langkah yang dilakukan Bu Ellya dikemas melalui program BUNGA EMAS (Bu Kadis Ngantor di Puskesmas). Langkah itu bukan sekadar kunjungan kerja. Dinkes P2KB menjadikan BUNGA EMAS sebagai instrumen untuk mengawasi sekaligus mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan secara langsung di puskesmas.

Dengan hadir di lapangan, berbagai persoalan yang kerap luput dari laporan administratif dapat diketahui lebih cepat dan segera dicarikan solusi.

Kegiatan tersebut melibatkan tim lintas bidang yang terdiri atas Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Sumber Daya Kesehatan (SDK), Kesehatan Masyarakat (Kesmas), dan Sekretariat Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep. Bersama-sama mereka meninjau berbagai aspek pelayanan, mulai dari alur pelayanan pasien, kesiapan tenaga kesehatan, kebersihan dan kenyamanan fasilitas, hingga efektivitas pelaksanaan program-program kesehatan.

BACA JUGA :  RSUD Sumenep Kembali Buka Layanan Dokter Spesialis Ortopedi

Selama berada di puskesmas, Bu Ellya juga berdialog dengan para tenaga kesehatan untuk menyerap berbagai masukan dan kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tim Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep saat melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan di Unit Layanan Puskesmas Pamolokan dalam program BUNGA EMAS. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan langkah perbaikan agar pelayanan kesehatan semakin cepat, ramah, profesional, dan sesuai standar.

Menurut Bu Ellya, program BUNGA EMAS bukan hanya agenda monitoring rutin, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan kehadiran langsung kami di tengah aktivitas pelayanan, semoga ada peningkatan kualitas layanan di seluruh puskesmas. Dan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh Masyarakat,” tutur drg Ellya kepada media.(Bahri)

Tinggalkan Balasan