Tabungan Ukhuwah BPRS Bhakti Sumekar tidak lahir sebagai produk yang langsung mengandalkan hadiah besar. Sejak diperkenalkan pada 6 September 2023, produk ini dirancang untuk mengajak masyarakat mulai membangun kebiasaan menabung dengan akses yang relatif ringan.
Tabungan Ukhuwah diluncurkan dalam Seminar Literasi Keuangan yang digelar BPRS Bhakti Sumekar bersama camat dan kepala desa se-Kabupaten Sumenep.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat itu menjelaskan bahwa Tabungan Ukhuwah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dana.
Produk tersebut juga memberikan bagi hasil dan kesempatan memperoleh hadiah melalui mekanisme undian.
Pada 12 Februari 2024, Hairil kembali menjelaskan skema produk tersebut. Setoran awal Tabungan Ukhuwah dapat dimulai dari Rp100 ribu, sedangkan setoran berikutnya minimal Rp10 ribu.
Produk tersebut juga disebut bebas biaya administrasi bulanan dan dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.
Konsep tersebut menunjukkan bagaimana BPRS Bhakti Sumekar berusaha menurunkan hambatan masyarakat untuk mulai menabung.
Menurut Fajar, masyarakat tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar. Mulai dari nominal relatif kecil, masyarakat dapat masuk ke dalam ekosistem tabungan.
Pada 2026, Tabungan Ukhuwah tidak hanya berbicara mengenai setoran dan bagi hasil. Program undian nasional menjadi salah satu daya tarik tambahan.
Dalam pengundian periode III di Surakarta pada 20 Agustus 2026, BPRS Bhakti Sumekar bersama puluhan BPRS lain ikut dalam program undian Tabungan Ukhuwah.
Fajar mengatakan program tersebut bertujuan membangun kebiasaan menabung secara konsisten.
“Tabungan Ukhuwah bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin, terarah, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi nasabah,” kata Hairil dalam keterangannya pada 9 Juni 2026.
Pernyataan tersebut memperlihatkan positioning produk.Bahwa Tabungan Ukhuwah tidak hanya dipasarkan sebagai rekening dengan peluang hadiah, tetapi sebagai instrumen membangun kebiasaan finansial.
Dari sisi bisnis, strategi itu sekaligus memberikan manfaat bagi bank.Setoran awal yang terjangkau membuka peluang memperoleh nasabah baru.
Program undian dan mekanisme poin kemudian dapat mendorong nasabah mempertahankan saldo. Di sinilah perjalanan Tabungan Ukhuwah menjadi menarik.
2023: produk diperkenalkan.
2024: akses setoran dibuat relatif ringan dan produk terus dipromosikan.
2026: program berkembang dengan undian nasional dan hadiah yang lebih besar.
Produk yang awalnya ditawarkan sebagai sarana menabung kemudian berkembang menjadi bagian dari strategi penghimpunan dana dan hubungan nasabah.
Dan bagi BPRS Bhakti Sumekar, semakin banyak masyarakat yang terbiasa menabung, semakin besar pula basis nasabah yang dapat dibangun. (adi)












