Menu

Balada Banjir yang Rendam 7 Kelurahan dan 4 Desa di Pamekasan

Balada Banjir yang Rendam 7 Kelurahan dan 4 Desa di Pamekasan
Ruang Guru di SMPN 1 Pamekasan, JL Abd. Azis yang tergenang luapan banjir Kali Semajid. (foto untuk matamadura)
Link Banner

matamaduranews.comPAMEKASAN-Bu Ratna,55, tak menduga rumahnya terendam banjir setinggi orang dewasa (160 cm).

Sabtu sore (22/2/2020) memang hujan deras mengguyur kota Pamekasan. Hingga pukul 20.00 WIB curah hujan terus membasahi kota Pamekasan.

Sabtu sore itu, kondisi di sekitar rumah Bu Ratna di daerah Gurem, Kota Pamekasan tidak ada genangan air. Air hujan langsung mengalir seperti biasa.

Namun, pada pukul 23.00 WIB, air banjir luapan Kali Semajid mulai masuk ke rumah-rumah warga. Warga bergegas mengemasi perabotan rumah, seperti lemari es, TV, baju dan kasur. Memindah ke tempat aman. Karena luapan air terus masuk kian tinggi ke dalam rumah-rumah warga.

Awalnya, banjir hanya menggenangi perkampungan Kelurahan Jungcangcang, Kota Pamekasan. Beberapa jam kemudian, bah banjir meluas ke beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Kota Pamekasan dan Kecamatan Pademawu.

Dari informasi yang dihimpun, ada tujuh kelurahan dan empat desa yang terendam banjir sejak Sabtu malam. Seperti, Kelurahan Jungcangcang, Kelurahan Parteker, Kelurahan Barurambat Kota, Kelurahan Patemon, Kelurahan Kangenan, Desa Laden dan Desa Jalmak, Kecamatan Kota Pamekasan. Dan Kelurahan Barurambat Timur, Desa Sumedangan dan Desa Lemper, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Korban luapan banjir hingga Minggu siang terlihat di JL R Abd Azis, JL Segara, JL Jalmak, JL Brawijaya, JL Raya Jalmak. Banjir merendam SDN Jungcangcang III, JL Segara. SDN Jungcangcang V dan  SMPN 1 Pamekasan di JL R Abd Aziz, dengan ketinggian air di atas 75 cm.

Luapan banjir itu menjadi cerita rakyat Pamekasan yang direkam dalam bentuk video kemudian disebar di medsos. Ada juga para korban banjir yang menjadikan dokumen permainan.

Kepala BPBD Kabupaten Pamekasan Akmalul Firdaus di Pamekasan, area terdampak banjir pada Minggu malam mengkrucut menjadi lima kelurahan dan empat desa yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Pademawu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan langsung membuat dapur umum untuk membantu para korban banjir.

“Hingga malam ini sebagian titik masih terjadi genangan,” terang Firdaus, seperti dikutip antara.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e dan Sekda Pemkab Pamekasan Totok Hartono terlijat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pamekasan, Minggu (23/2/2020) siang.

Johar Maknun

Bagikan di sini!
KOMENTAR

2 Komentar

Lowongan

Ra Fuad Amin

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: