Politik

Berkah Politik NasDem Sumenep

×

Berkah Politik NasDem Sumenep

Sebarkan artikel ini
Nasdem Sumenep
Moh. Hosni, Ketua DPD Partai NasDem Sumenep

matamaduranews.com-NasDem Sumenep ikut ketiban berkah politik dari efek pencalonan Anies Baswedan. Animo pendukung Anies yang tak terbendung. Ternyata direspon oleh para politisi, pengusaha, keluarga Kades dan para santri. Mereka ramai-ramai mendaftar di NasDem sebagai bakal calon legislatif DPRD Sumenep di Pileg 2024.

Saya penasaran dengar kabar itu. Saya hubungi Moh. Hosni, selaku Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sumenep untuk tanya-tanya kebenaran efek Anies Baswedan di Kabupaten Sumenep.

“Komposisi para caleg setiap Dapil alhamdulillah meyakinkan,” tutur Hosni saat bincang-bincang di Kantor NasDem Sumenep, tadi sore.

Hosni terlihat bersemangat ketika ditanya potensi para bakal caleg di setiap Dapil. Tapi ia tetap merendah saat ditanya target kursi yang diincar NasDem Sumenep.

Dari penjelasannya. Tampak komposisi para bakal caleg potensi setiap Dapil. Setiap calegnya, minimal ngantongi 2 ribu suara. Ditambah limpahan suara akibat efek Anies Baswedan.

Pemekaran Dapil di Sumenep menjadi 8 Dapil juga memberi berkah tersendiri bagi NasDem. Lagi-lagi Hosni tetap merendah. Hanya berharap ada 1 kursi setiap Dapil.

Bagi Hosni. Target kursi NasDem Sumenep tak berandai-andai. Impian 8 kursi itu berdasar survei internal dan potensi komposisi masing-masing Bakal Caleg di setiap Dapil.

Apakah ada Dapil yang berpotensi meraih 2 kursi? “Banyak,” ucap Hosni.

“Seperti di Dapil 8-Kangean. Dapil 4-Ambunten, Dapil 3-Guluk-Guluk dan Dapil 2 (Saronggi dan sekitarnya),” katanya menambahkan.

Hosni melihat potensi Bakal Caleg NasDem di Kangean didukung oleh incumbent dan kekuatan kultur. “Alhamdulillah ada utusan Geslim di Kangean yang ikut daftar Caleg di Nasdem,” tutur Hosni.

Geslim merupakan komunitas anak muda Kangean yang dipimpin Lora Yaqin-putra KHR Kholil As’ad Situbondo. Banyak yang mafhum. Magnet politik Kiai Kholil Situbondo di Kangean begitu mengakar. Itu karena banyak jamaah dan pengikut setia Kiai Kholil Situbondo.

Geslim yang dipimpin Lora Yaqin membimbing anak muda Kangean ke kelompok Shalawat Nariyyah. Lora Yaqin juga berkolaborasi dengan jamaah Shalawat Nariyyah yang sudah ada berkat rintisan santri sepuh Situbondo.

Saya belum sowan ke Lora Yaqin. Belum tanya soal utusan Geslim Kangean yang hendak Nyaleg di NasDem. Tapi saya menduga Geslim Kangean sepertinya akan all out untuk memenangkan utusan yang akan Nyaleg DPRD Sumenep. Barangkali, utusan Geslim itu bagian dari sarana memperkuat dakwah Geslim.

Efek Geslim ternyata bukan hanya di Kangean. Dapil 7 (Sapudi-Raas-Masalembu) juga ketiban elektoral karena efek Anies Baswedan. Restu Geslim ke NasDem tak lepas dari restu Kiai Kholil Situbondo. Hubungan Anies dan Kiai Kholil Situbondo masih tetap terajut hingga kini. Sayang di Dapil 7 itu tak ada utusan Geslim yang ikut nyaleg. Tapi limpahan suara Geslim diprediksi melimpah ke NasDem.

Potensi 2 kursi di Dapil 2,3 dan 4 disebut Hosni karena komposisi Caleg diisi para keluarga Kades aktif, pengusaha dan politisi handal. Raihan suara totalnya bisa mencapai 20 ribu. Tapi Hosni tak mematok 2 kursi dari limpahan suara sisa. Dia bersyukur kalau dapat 2 kursi dari total suara itu.

“Tapi saya tak berandai-andai. Yang pasti setiap Dapil, NasDem ditarget 1 kursi,” ucap Hosni.

Meski target politik Hosni tak muluk-muluk. NasDem Sumenep diprediksi bisa meraih kursi pimpinan DPRD Sumenep. Indikasinya terbaca hasil survei Litbang Kompas pada Januari 2023. Elektabilitas Nasdem di angka 7,3%.

Ketua DPP Partai NasDem Effendi Choirie alias Gus Choi mengamini peningkatan elektabilitas Partai NasDem berdasar sejumlah lembaga survei. Itu katanya hasil dari mesin internal yang mulai bergerak massif hingga tingkat bawah.

Kalau benar terwujud 8 kursi di Pileg 2024. Anggota Fraksi NasDem Sumenep duduk di kursi pimpinan DPRD, tentu hal ini menjadi fenomena politik baru di Kabupaten Sumenep. Partai yang Pileg 2019 hanya raih 3 kursi. Bisa duduk di kursi pimpinan DPRD.

Apakah Hosni bakal maju di Pilkada Sumenep 2024 jika NasDem meraih 8 kursi di DPRD?

“Saya masih konsen di Pileg. Urusan Pilkada kita bicarakan lagi setelah Pileg,” tuturnya sembari tersenyum. (*)

KPU Bangkalan