Dinilai Tak Berizin, Wisata Pantai Tengket Sepulu Ditutup

Mata Madura - 03/08/2020
Dinilai Tak Berizin, Wisata Pantai Tengket Sepulu Ditutup
Petugas Satpol PP Bangkalan saat menertibkan para UMKM yang membuka lapak di sekitar objek wisata Pantai Tengket, Sepulu, Bangkalan, Senin (3/8/2020). Namun, penutupan objek wisata kebanggaan warga Sepulu itu dikeluhkan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan. (matamadura.syaiful) - ()
Penulis
|
Editor
Link Banner

matamaduranews.com-BANGKALAN-Objek Wisata Pantai Tengket yang berlokasi di Desa Maneron, Sepulu, Bangkalan, Madura ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Penutupan itu terkait izin pengelolaan objek wisaya yang tak dikantongi.

Penutupan berlangsung pada Kamis (30/7/2020) oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan.

Deretan warung yang berada di area pantai tengket itu juga ditutup lantaran kompleks warung itu juga belum mengantongi izin.

Moh. Nakib, Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Bangkalan menjelaskan, penertiban  warung sekitar objek wista Pantai Tengket.

Sebab, warung tersebut juga belum memiliki izin usaha untuk dilakukan pembinaan langsung.

“Memang benar kami tutup sementara. Boleh dibuka kembali jika sudah memiliki izin,” paparnya.

Sementara, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mengaku kecewa dengan penutupan objek wisata Pantai Tengket.

“Saya sangat kecewa. Bahkan baru mendengar dari wartawan jika ditutup. Padahal sudah berjalan 4 hari penutupan tersebut,” ujar Nur Hasan, kepada Mata Madura, Senin (3/8/2020).

Nur Hasan sangat menyayangkan sikap kedua tokoh yang meminta memidiatori  untuk menyelesaikan polemik Pantai Tengket.

“Kepala Desa Maneron dan Pengelola pantai tengket meminta mediasi waktu itu. Sudah kami ajak rembuk dengan Kadisbudpar, Perhutani, Camat Sepulu dan Polsek Sepulu dan Koramil Sepulu serta para sesepuh kiai. Tapi nyatanya saat pentupan kami tak dikabari sama sekali,” keluh Nur Hasan.

Hasil rapat antara kedua tokoh juga tidak diinformasikan dari dinas terkait kepada legislatif. Sehingga tidak dapat mengambil langkah kedepannya.

“Sebetulnya, jika pemerintah ingin mengembangkan sektor pariwisata harusnya didukung semua pihak,” paparnya.

Tetapi sayangnya sampai Senin (3/8/2020), penutupan Pantai Tengket tak digubris oleh warga sekitar.

Informasi yang dihimpun Mata Madura para pedagang di area Pantai Tengket tetap membuka lapak dagangannya.

Para pengunjung juga masih ramai. Para pengunjung tak bisa dibendung karena masih ingin berlibur.

Bahkan para pengunjung terkesan mengabaikan imbauan pemerintah terkait penutupan objek wisata tersebut.

Satpol PP terus bergerak ke Lokasi pantai tengket. Untuk memberikan himbauan kembali agar para pedagang dan pengunjung sadar jika area Pantai Tengket itu ditutup sementara sebelum izin diurus.

Hingga Senin (3/8/2020) siang, Satpol PP kembali memberikan himbauan pada para pedagang untuk menutup sementara.

Syaiful, Mata Madura

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->