Politik

Duet Anies-Cak Imin; Budal Gus, Kegembiraan Anak Muda NU di HMI-PMII

×

Duet Anies-Cak Imin; Budal Gus, Kegembiraan Anak Muda NU di HMI-PMII

Sebarkan artikel ini
Anies-Cak Imin
Anak muda NU memakai kaos berlambang HMI-PMII lagi viral di jagat medsos sejak Sabtu petang.

matamaduranews.com- “Budal Gus,” begitu kata-kata yang berseliweran di sejumlah Grup WhatsApp yang beranggotakan anak-anak muda NU menjelang deklarasi duet Anies-Cak Imin di Surabaya, 2 September 2020.

Anak-anak muda NU lagi sumringah. Mereka meluapkan kegirangannya. Dengan satu alasan: bakal melihat foto seniornya di kertas suara Pilpres 2024.

Mereka anak-anak muda NU yang pernah aktif di PMII-saat jadi mahasiswa. Juga anak-anak muda NU yang pernah aktif di HMI-waktu kuliah. Rupanya Anies-Cak Imin atau Anies Gus Imin menjadi idola para mantan aktivis HMI dan PMII.

Anies dan Cak Imin sama-sama lulusan UGM. Anies lulusan Fakultas Ekonomi UGM. Saat kuliah, Anies aktif di HMI  dan menjadi salah satu anggota Majelis Penyelamat Organisasi HMI UGM.

Sedangkan Cak Imin menjadi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UGM. Merintis organisasi PMII di UGM. Pernah jadi Ketua PC PMII Yogyakarta hingga terpilih sebagai Ketum PB PMII pada tahun 1992.

Meluapkan kegirangan terhadap seniornya. Mendengar kabar duet Anies-Cak Imin. Dalam waktu singkat. Sabtu sore bersamaan waktu deklarasi duet Anies-Cak Imin. Anak-anak muda NU memakai kaos berlambang HMI dan PMII. Di tengah lambang itu, ada gambar burung garuda. Berkibar dua bendera merah putih. Di bawah lambang dan gambar bertuliskan solidaritas.

Kegembiraan anak-anak muda NU itu seperti akan bergerak organik. Di luar komando partai dan timses Pilpres. Mereka seperti akan membuat jejaring bersama. Menjadi relawan pemenangan seniornya: Anies-Cak Imin.

Anak-anak muda NU yang pernah jadi aktivis kampus punya kaidah: senior tak boleh salah. Kalau pun senior salah. Kembali ke pasal pertama. Yaitu senior tak boleh salah. Bagi mereka senior perlu dihormati. Karena senior, si kader terbuka pintu solusi apabila mengalami kebuntuan.

Sosok Anies-Cak Imin bukan semata senior. Tapi sudah menjadi idola anak-anak muda NU yang pernah mengenyam pelatihan kader (LK dan PKD). Dalam pribadi mereka ada kebanggaan secara psikologi. Melihat dua seniornya bakal memimpin bangsa Indonesia.

Pilihan tepat kata-kata ‘Budal Gus’ dan lambang HMI-PMII sebagai simbol restu dukungan anak-anak muda NU untuk para seniornya.

‘Budal Gus’ sudah lama disampaikan para kiai-kiai NU sebagai bentuk ‘perintah’ pencalonan Gus Imin di Pilpres 2024. Dan anak-anak muda NU kini ikut mempopulerkan ‘Budal Gus’ sebagai simbol penegas dukungan terhadap Gus Imin yang berduet dengan Anies Baswedan.

Mahsun, mantan aktivis PMII Yogjakarta berkomentar di grup. “Saya dukung senior. Apa pun yang terjadi tetap di belakang senior,” tulis Mahsun untuk menjawab berbagai komentar miring pengamat politik tentang Cak Imin.

“Kalau bukan sekarang. Kapan senior memimpin bangsa Indonesia?,” jawab anggota yang lain.

Tak berlebihan bila Prof AS Hikam dan Dahlan Iskan juga memuji Cak Imin.

“Muhaimin bukanlah politisi picisan. Otaknya lebih panjang dari ukuran tubuhnya,” tulis Dahlan dalam situs disway.id, Sabtu 2 September 2023. (hambali rasidi)

KPU Bangkalan