Menu

Foto Bupati Kiai Busyro dan Sekda Edy Saat Jalan Bersama Viral di Grup WA

Foto Bupati Kiai Busyro dan Sekda Edy Saat Jalan Bersama Viral di Grup WA
Foto yang sempat viral dan jadi pembahasan dengan berbagai tafsir para anggota grup wa (matamadura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Sejumlah anggota Grup WhatsApp Minggu (13/10/2019) kebanjiran diskusi bermacam topik bahasan.

Dari penelusuran Mata Madura, ada beberapa grup wa yang para anggotanya terlibat aktif berdiskusi.

Seperti grup wa, Humas Dewan, Berita Mata Madura, Sajan Mantap dan Forum Parawisata Sumenep.

Yang menarik tiap grup wa itu, materi diskusi yang lagi hits, beragam.

Grup WhatsApp Berita Mata Madura, sepanjang hari sejak pagi hingga sore membahas persoalan sikap Kasad Jendral Andika Perkasa yang memecat Dandim Kendari gegara istri nyinyir soal Penusukan Wiranto.

Bintang diskusi, seperti Anna, Dodonk, Agus Bara JP dan Syafiuddin, Arya Rusli serta Jhoni saling adu argumen.

Grup WhatsApp Humas DPRD bahas hasil diskusi media ecek-ecek di upnormal. Para anggota grup yang diisi para wartawan Sumenep ini, juga saling adu argumen yang berbeda pandangan.

Sedangkan di grup WhatsApp Forum Parawisata membahas soal pengamanan yang berlebihan terhadap Chef Junior Juna Rorimpandey.

Ferry salah satu anggota grup, membagi video yang diawali tulisan,”Mungkin takut jadi korban penusukan seperti wiranto seorang chef harus dilindungi bodyguard shg menyulitkan penggemarnya yg ingin selfie atau sekedar bersalaman,” tulisnya.

Yang menarik, grup WhatsApp Sajan Mantap membahas foto Bupati Sumenep Kiai Busyro dan Sekda Edy Rasiyadi yang jalan bersama usai acara 750 Porsi Kaldu Kokot.

A. Riyadi, salah satu anggota grup wa Sajan Mantap menyebut, “Ini pertanda apa. Kok foto pak Sekda dan Buya (Bupati, red.) lagi viral. Di facebook dan grup wa lainnya, sama-sama bahas foto ini,” telpon Didik-panggilan akrab A.Riyadi ke redaksi Mata Madura.

Admin Halaman Facebook Mata Madura sempat mengunggah foto Bupati Kiai Busyro dan Sekda Edy Rasiyadi  berjalan bersama usai menerima penghargaan LEPRID 750 Porsi Kaldu Kokot.

Selain itu, dalam status WhatsApp Mata Madura juga diunggah. Dalam waktu 2 jam, sudah ratusan yang merespon.

Bentuk responnya macam-macam yang dikirim ke redaksi Mata Madura.

Seperti, Hory wartawan Metro Hukum yang membalas lewat wa pribadi, “ambil start itu kak,” tulisnya dengan emoji tertawa.

Wiwid, guru SMP Guluk-Guluk membalas, “acorak deddiye penerus,” tulisnya.

hambali rasidi

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Budaya

Kerapan Sapi

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional