Heboh Penangkapan Kades di Sapudi, Begini Kata Humas Polres Sumenep

matamaduranews.com-Kabar penangkapan Kades Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi,  Kabupaten Sumenep H Herman heboh karena menjadi isu seksi perbincangan netizen di sejumlah Grup WhatsApp.

Kabar penangkapan H Herman Nonggunong yang juga pengusaha BBM di Kecamatan Nonggunong itu bermula dari isu mulut ke mulut.

Lalu berkembang menjadi berita di salah satu media online.

Pemberitaan itu berdasar dari keterangan sumber yang dipercaya. Belum ada keterangan resmi dari institusi polisi.

Netizen pun terbelah. Ada yang menyebut kabar penangkapan H Herman itu hanya isu belaka.

Netizen lain membenarkan adanya penangkapan dengan menyertai sejumlah video dan foto situasi terkini Mapolsek Nonggunong yang terlihat ramai saat malam hari.

Sejak Sabtu sore, 27 Agustus 2022. Mata Madura mencari informasi kebenaran itu.

Kontributor Mata Madura di Pulau Sapudi kesulitan mengklarifikasi ke Kapolsek Nonggunong
IPTU Edi Sumarno, SH karena suasana di Mapolsek Nonggunong ramai warga.

Informasi dari sejumlah sumber terpercaya mengkonfirmasi. Hanya saja mereka enggan menyebut secara detail. Termasuk kronologi penangkapan dan berapa orang yang ditangkap.

Mata Madura konfirmasi ke Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S terkait kabar penangkapan pengusaha BBM di Kecamatan Nonggunong.

AKP Widiarti minta waktu untuk mengkroscek kebenaran informasi penangkapan terkait penyalahgunaan BBM di Pulau Sapudi.

Ditunggu sampai Sabtu malam belum ada jawaban dari Ibu Widiarti.

Mata Madura menghubungi sumber di di Mapolda Jatim. Sumber di Polda Jatim menyarankan agar menanyakan langsung ke Reskrim Polda Jatim. Lebih tepatnya ke bagian Reskrimsus Polda Jatim.

Suasana sudah larut malam. Sabtu dini hari. Suasana Mapolsek Nonggunong masih ramai warga.

BACA JUGA :  Mengenal Tiga Wasit Sepakbola Wanita Piala Gubenur Jatim 2021

Entah apa mereka. Juga belum terkonfirmasi dengan dalih macam-macam.

Kontributor Mata Madura di Pulau Sapudi masih belum bisa mengkonfirmasi ke Kapolsek Edi Sumarno.

Hingga jam 01.30 WIB Minggu 28 Agustus 2022. Kontributor melihat sejumlah warga yang masih stay di luar pagar kantor Mapolsek Nonggunong.

Pada Minggu pagi. AKP Widiarti menghubungi WhatsApp redaksi Mata Madura.

“Langsung ke polda mas, karena yg melakukan penangkapan polda,” tulis Kasi Humas Polres Sumenep yang dikenal akrab dengan jurnalis.

Apa benar ada penangkapan Ndan? “Benar mas,” jawabnya singkat.

Berapa orang yang ditangkap dan kapan tersangka dibawa?

Sampai berita ini tayang. AKP Widi belum menjawab.

Informasi yang dihimpun Mata Madura, pemeriksaan terhadap H Herman akan berlanjut sambil menunggu jadwal kapal rute Sapudi-Kalianget.

Informasi dari Syahbandar Kalianget menyebut: Minggu 28 Agustus 2022 jadwal kapal Jangkar-Sapudi. Lalu dilanjut Sapudi Kalianget pada jam 13.00 WIB.

Sebelumnya, kabar penangkapan H Herman Nonggunong diduga menyalahgunakan BBM yang mestinya dijual di APMS.

Sejumlah anggota Reskrimsus Polda Jatim menangkap H Herman di kediamannya di Desa Nonggunong pada Sabtu sore skitar jam 15.00 WIB.

Dari kediaman H Herman. Petugas Reskrimsus Polda Jatim bergerak ke lokasi agen penyalur minyak dan solar (APMS) di Desa Sakorame Paseser, Kecamatan Nonggunong.

Tak lama lokasi APMS. Petugas bersama H Herman bergeser ke Mapolsek Nonggunong.

Salah satu anggota Polsek Nonggunong saat dikonfirmasi Mata Madura kenapa suasana ramai di Mapolsek Nonggunong pada malam hari. Si anggota yang tak mau disebut namanya hanya menyebut: ada tamu mas.

Tak jelas tamu yang dimaksud. (*)

Komentar