Menu

Kehidupan Syekh Ali Jaber Nyaris Tak Punya Harta, Syekh Muhammad Jaber Bercerita Kondisi Sebenarnya

Kehidupan Syekh Ali Jaber Nyaris Tak Punya Harta, Syekh Muhammad Jaber Bercerita Kondisi Sebenarnya
Kehidupan Syekh Ali Jaber memprihatinkan. Almarhum datang ke Indonesia murni berdakwah. Ketika menjadi WNI, saudara-saudaranya di Madinah diajak ke Indonesia untuk iikut membantu berdakwah. Rumah yang ditempati di Rawamangun, Jakarya masih ngontrak. Begitupun almarhum tak punya mobil pribadi. (matamadura/YoutUbe.SyekhAliJaber)

matamaduranews.comKehidupan Syekh Ali Jaber di Indonesia benar-benar memprihatinkan. Nyaris tak punya harta. Rumah dan mobil juga tak punya.

Adik almarhum, Syekh Muhammad Jaber. bercerita, kedatangan ke Indonesia benar-benar ingin berdakwah demi memasyarakatkan al-Quran.

Ketika almarhum Syekh Ali Jaber resmi menjadi WNI. Saudara-saudara almarhum yang tinggal di Madinah diajak ke Indonesia untuk membantu berdakwah.

Begitulah kondisi sebenarnya Syekh Ali Jaber selama hidup di Indonesi. Bukan untuk menumpuk harta.

Kata Syekh Muhammad Jaber, kehidupan ekonomi sang kakak nyaris banyak orang tak ngerti. Semula publik mengira almarhum bergelimang harta. Punya villa, rumah mewah dan mobil.

Seperti Villa Marseillia Hills di Puncak, Bogor, Jawa Barat, hingga rumah yang ditempati almarhum Syekh Ali Jaber dan keluarganya di Rawamangun termasuk kepemilikan mobil.

Lewat akun YouTube resmi Syekh Ali Jaber berdurasi 3 menit yang diunggah Sabtu (23/1/2020) siang, Syekh Muhammad Jaber menyebut rumah yang ditempati kakaknya di Rawamangun merupakan rumah kontrakan.

“Sampai rumah kontrak perpanjangan tahun ini belum bisa dibayar oleh almarhum,” terang Syekh Muhammad Jaber.

BACA JUGA: Ternyata, Villa Marseillia Hills di Puncak Bogor Bukan Milik Syekh Ali Jaber

Namun, Syekh Muhammad bersyukur biaya sewa rumah itu ada yang melunasi. Sahabat baik Syekh Ali Jaber yang mengetahui kondisi almarhum ikhlas membantu bayar kontrakan rumah yang ditempati istri dan anaknya.

“Alhamdulillah, dua hari yang lalu ada sahabat dekat yang betul-betul tau ceritanya, dia membantu membayar kontraknya,” kata Syekh Muhammad Jaber.

Sebelumnya, keluarga besar almarhum Syekh Ali Jaber juga mengklarifikasi pemberitaan yang viral di sosial media mengenai Villa Marseillia di Puncak, Bogor milik Syekh Ali Jaber.

Syekh Muhammad menyampaikan bahwa Syekh Ali Jaber tidak memiliki villa tersebut, bahkan tidak memiliki satu persen pun saham dari villa tersebut.

“Bahkan bukan villa yang tidak dimiliki Syekh Ali Jaber, Syekh Ali Jaber sendiri tidak memiliki rumah pribadi, mobil pribadi beliau tidak memiliki sama sekali. Dulu punya mobil, betul. Tetapi sebelumn meninggal, beliau satu mobil pun tidak memiliki,” ungkap Syekh Muhammad Jaber.

Katanya, almarhum Syekh Ali Jaber hanya membantu sahabat baiknya untuk mempromosikan villa tersebut.

Sahabatnya itulah yang merupakan pemilih asli villa tersebut dan dia menjanjikan akan membantu program sosial dan dakwah Syekh Ali Jaber

“Hanya beliau membantu temannya mempromosikan villa tersebut. Mengapa beliau siap dan semangat mempromosikan villa tersebut? Karena villa temennya baik, sahabatnya baik, dia berjanji akan membantu program sosial, program dakwah Syekh Ali Jaber. Karena itu Syekh Ali Jaber membantu mempromosikan villa tersebut,” tegasnya. (redaksi)

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

Hukum & Kriminal

Catatan

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: