Membongkar Skenario Politisasi Sejarah Dunia

Mata Madura - 09/08/2016
Membongkar Skenario Politisasi Sejarah Dunia
Cover buku/www.galeripos.com - ()
Penulis
|
Editor

Judul:
Kebohongan Sejarah Yang Menggemparkan
Penulis:
Majdi Husain Kamil
Penerbit:
Mizania
Cetakan:
1, 2015
Tebal:
514 Halaman
ISBN:
978-602-1337-75-2
Peresensi:
Ahmad Wiyono*

FOTO WIYONO

Sejarah pada dasranya lahir sebagai pelajaran dan referensi bagi generasi berikutnya. Maka autentisitas kebenaran sejarah sudah pasti menjadi keharusan dalam akselerasi dan perkembangan sejarah itu sendiri, demi memberikan penjelasan utuh tentang sesuatu yang telah terjadi jauh sebelum generasi kontemporer itu lahir.

Namun siapa sangka, tidak semua sejarah dunia yang telah tertulis rapi dalam museum kehidupan merupakan kebenaran mutlak yang layak menjadi bagian penting perjalanan generasi masa kini. Banyak peristiwa masa lalu yang secara sengaja dibolak-balikkan dari fakta demi sebuah kepentingan konspiaratif kelompok atau golongan tertentu.

Itu yang akan kita temukan dalam penelasan reportatif ilmiah hasil tulisan Majdi Husain Kamil dalam buku berjudul “Kebohongan Sejarah Yang Menggemparkan Dunia”, di mana hampir dari rentetan sejarah penting yang pernah terjadi di belahan dunia ini merupakan hasil rekayasa sekelompok orang untuk menjustifikasi sejumlah kepentingan, atau paling tidak terdapat penulisan sejarah yang sengaja dirubah dari fakta yang sesungguhnya.

Buku yang dihasilkan dari studi riset mendalam ini secara detail menunjukkan berbagai kedustaan besar yang sangat berbahaya dalam perjalanan sejarah dunia, mulai dari persolan sosial ekonomi, budaya hingga agama. Termasuk pembahasan seputar kebohongan kaum zionis. Kesemua itu merupakan bentuk konspirasi kelas kakap demi satu tujuan yang telah mereka siapkan sebelumnya.

Teori kosmogoni atau asal-usul kemunculan alam semesta dan penciptaan manusia menjadi pembahasan pemula dalam buku ini. Kedustaan sejarah yang diboomingkan dalam peristiwa ini adalah seputar Darwinisme, di mana manusia diklaim merupakan hasil penyepurnaan dari sebuah mahluk bernama kera, yang kemudian mengalami penyempurnaan melaui tahapan-tahapan evolusi.

Yang tak kalah menariknya, buku ini juga memaparkan tentang kedustaan besar bangsa Amerika Serikat (AS). Dalam konteks ini setidaknya bisa dibuktikan dari peristiwa 11 September. Dalam peristiwa tersebut, dunia telah dibelok pada satu persepsi tentang siapa di balik peristiwa tersebut. Alhasil secara spontan klaim pun terarah pada kelompok muslim yang data faktualnya belum bisa diterima oleh akal, logika dan analisis ilmiah kala itu.

Ada kalangan yang menegaskan bahwa peristiwa itu 100 persen rekayasa zionis Amerika, sembari memaparkan berbagai bukti. Kalangan lainnya menyatakan Washington telah terjebak, sebagaimana peperangan di Afaganistan dan Irak yang seolah-olah menjadi bagian dari strategi Al-Qaeda untuk melengserkan Amerika dari puncak konstilasi pemerintahan dunia (Hal. 246).

Narasi kebohongan yang mencuat dalam peristiwa ini adalah kecepatan klaim pihak bersalah di tengah kontroversi siapa di balik semua itu. Inilah yang belakangan kemudian menjadi alasan kuat tentang indikasi kedustaan dan by design dalam peristiwa yang cukup menggemparakan dunia kala itu.

Selain itu, provokasi atas nama agama juga menjadi bagian penting dari rentetan propaganda kaum barat untuk melemahkan gerakan Islam. Bahasan ini rupanya menjadi ulasan khsus dalam buku terbitan Mizania ini. Karena kebohongan yang satu ini begitu massif didistribusikan secara luas untuk mendeformasi citra Islam. Semisal kebohongan yang meyebutkan bahwa Islam disebarkan dengan tajamnya pedang, intimidasi, dan bemtuk kekerasan lainnya (Hal. 377-378).

Kemampuan pembaca menelisik sejumlah kebohongan sejarah lainnya yang pernah terjadi di dunia ini rupanya menjadi target khusus dari lahirnya buku ini. Karena disadari atau tidak banyak sekali kebohongan sejarah yang terabaikan oleh dunia sehingga seakan-akan semua itu benar. Buku ini menurut penulisnya adalah konklusi perjalaan studi investigatif eksternal terhadap dokumen-dokumen sejarah, guna menelisik kebohongan-kebohongan terbesar yang ditawarkan dokumen-dokumen tersebut.

*Peneliti di Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan Madura Jawa Timur.

Tinggalkan Komentar

Terkini

Dinkes P2 dan KB Siaga Tekan Kasus DBD di Sumenep

Dinkes P2 dan KB Siaga Tekan Kasus DBD di Sumenep

Kesehatan   Sumenep
Begini Kronologi Carok Berdarah di Lumajang

Begini Kronologi Carok Berdarah di Lumajang

Hukum & Kriminal   Tapal Kuda
Carok Berdarah antar Perangkat Desa di Lumajang, Usus Terburai

Carok Berdarah antar Perangkat Desa di Lumajang, Usus Terburai

Headline   Hukum & Kriminal   Tapal Kuda
XL Axiata-BAKTI Kemkominfo Teken Kerja Sama 4G untuk Daerah Sumatera

XL Axiata-BAKTI Kemkominfo Teken Kerja Sama 4G untuk Daerah Sumatera

Nasional   Tekno
Syekh Ali Jaber: Boleh Tinggalkan Dzikir yang Lain, Hari Jumat Fokus Baca ini, Karena itu Permintaan Rasullullah

Syekh Ali Jaber: Boleh Tinggalkan Dzikir yang Lain, Hari Jumat Fokus Baca ini, Karena itu Permintaan Rasullullah

Khazanah
Vaksinasi di Kecamatan Batang-Batang Tembus 67 Persen Berkat SILVA

Vaksinasi di Kecamatan Batang-Batang Tembus 67 Persen Berkat SILVA

Kesehatan   Sumenep
Capres Jagoan Warga NU

Capres Jagoan Warga NU

Nasional   Politik
Jelang Malam Jumat, Polsek Saronggi Amankan 2 PSK asal Jember

Jelang Malam Jumat, Polsek Saronggi Amankan 2 PSK asal Jember

Headline   Peristiwa   Sumenep
BPN Bangkalan Diduga Persulit Sertifikat Tanah PT GSM, Imron Fattah: Kami Demo

BPN Bangkalan Diduga Persulit Sertifikat Tanah PT GSM, Imron Fattah: Kami Demo

Bangkalan   Peristiwa
Polisi Gerebek Pesta Sabu di Torbang Batuan

Polisi Gerebek Pesta Sabu di Torbang Batuan

Hukum & Kriminal   Sumenep
Detik-detik Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Perairan Sapudi Sumenep

Detik-detik Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Perairan Sapudi Sumenep

Peristiwa   Sumenep
Pengantin Baru Jangan Buru-buru, Lakukan Lima ini di Malam Pertama, Insyaallah Berkah

Pengantin Baru Jangan Buru-buru, Lakukan Lima ini di Malam Pertama, Insyaallah Berkah

Relationship
Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Pulau Sapudi, Intip Nilai Kerugiannya

Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Pulau Sapudi, Intip Nilai Kerugiannya

Peristiwa   Sumenep
Bukan Surat al-Waqi’ah, Empat Amalan ini Menurut Syekh Ali Jaber Sangat Dahsyat Mendatangkan Rezeki

Bukan Surat al-Waqi’ah, Empat Amalan ini Menurut Syekh Ali Jaber Sangat Dahsyat Mendatangkan Rezeki

Khazanah
Anwar Sadad: Santri Terbiasa Mandiri Paling Siap Hadapi Era Society 5.0

Anwar Sadad: Santri Terbiasa Mandiri Paling Siap Hadapi Era Society 5.0

Bangkalan
Close Ads X
--> -->