Menu

Mengenal Syarifatun Jamilah, Ketua PC IPPNU Sumenep Terpilih Masa Bakti 2020-2022

Mengenal Syarifatun Jamilah, Ketua PC IPPNU Sumenep Terpilih Masa Bakti 2020-2022
Syarifatun Jamilah, Ketua PC IPPNU Sumenep Terpilih Masa Bakti 2020-2022 pada Konfercab XX IPPNU Sumenep, Sabtu (11/01/2020). (Foto Istimewa/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Sosok Syarifatun Jamilah menjadi perbincangan usai terpilih menjadi Ketua PC IPPNU Sumenep pada Konfercab XX IPPNU Sumenep yang berlangsung selama dua hari pada 10-11 Januari 2020 kemarin, di Gedung SKD Batuan.

Di grup WhatsApp (WA) Alumni IPNU IPPNU Gapura misalnya, ucapan selamat mengalir dari Keluarga Besar PAC IPNU dan IPPNU Gapura, PAC GP Ansor dan Satkoryon Banser Kecamatan Gapura.

Bahkan, ucapan syukur datang dari Asy’ari Buzairi, Ketua PAC IPNU Masa Bakti 2005-2008.

“Alhamdulillah kader dari Gapura terpilih menjadi Ketua IPPNU Sumenep… Semoga barokah,” tulisnya, Sabtu (11/01/2020) malam.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Syarifatun Jamilah terpilih menjadi Ketua PC IPPNU Sumenep Masa Bakti 2020-2022 secara aklamasi pada Sabtu (11/01/2020) sore.

Syarifah, panggilan akrabnya, terpilih secara aklamasi dalam Konfercab XX IPPNU Sumenep dengan jumlah 85 suara dari total jumlah 88 hak suara.

Sementara dua calon lainnya, yakni Khofifah dan Silviana masing-masing mendapatkan 2 dan 1 suara.

Rekam Jejak Kepemimpinan dan Pengalaman Organisasi

Terpilihnya Syarifah menjadi Ketua PC IPPNU Sumenep tidaklah instan. Jika ditelisik lebih dalam, kader PAC IPPNU Gapura ini punya rekam jejak kepemimpinan dan organisasi yang tak bisa dinafikan.

Sebelum terpilih memimpin IPPNU Sumenep, Syarifah pernah dipercaya menjabat Ketua Mandataris PAC IPPNU Gapura Masa Bakti 2016-2018. Waktu itu, ia menggantikan Lum’atul Mufidah, ketua yang dianggap sudah tidak bisa mengemban amanah organisasi.

Kemudian, gadis kelahiran 18 Mei 1999 tersebut mendapatkan posisi di PC IPPNU Sumenep pada kepemimpinan Ainiyatur Rohmah. Syarifah menjadi Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PC IPPNU Sumenep Masa Bakti 2018-2020.

Di samping itu, Syarifah rupanya merupakan inisiator berdirinya Pimpinan Komisariat IPPNU MA Al-Huda Gapura Timur. Bahkan sejak di bangku sekolah, ia juga menjadi pengurus OSIS MA Al-Huda.

Begitu pula ketika memasuki dunia kampus. Mahasiswi semester VI STIT Al Karimiyyah Beraji itu tercatat aktif di sejumlah organisasi.

Pada tahun 2017, ia mulai menjadi anggota baru di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dialektika, dan di UKM Pengembangan Intelektual (PI).

Bahkan, Syarifah pernah dipercaya menjabat Sekretaris UKM PI Periode 2018-2019 di kampus yang sebentar lagi beralih bentuk menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) itu.

Menempuh Jenjang Kaderisasi IPPNU dengan Tuntas

Selama berproses di IPPNU, Syarifah sudah melewati jenjang kaderisasi dengan baik, tertib, dan tuntas.

Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ia tempuh di PAC Gapura pada tahun 2016. Kemudian mengikuti Latihan Kader Muda (Lakmud) di PAC Zona Utara Sumenep tahun 2017.

Selanjutnya, ia kembali mengikuti Lakmud di Pamekasan tahun 2018, disusul Latihan Kader Utama (Lakut) di PC IPNU-IPPNU Blitar tahum 2019, dan terakhir mengikuti Latihan Pelatih (Latpel) di PC IPNU-IPPNU Tulungagung pada 2019 silam.

Komitmen Nata Kaderisasi dan Organisasi

Melihat seluruh rekam jejak Syarifah, komitmennya berproses di IPPNU sudah tidak diragukan lagi. Tak heran jika gadis kelahiran Dusun Pangabasen, Desa Gapura Timur ini mampu membawa nama baik PAC IPPNU Gapura.

Ditetapkan sebagai Ketua Mandataris PC IPPNU Sumenep hingga resmi dikukuhkan dan diambil sumpah sebagai Ketua pada pelantikan nanti, Syarifah berkomitmen melanjutkan program kepemimpinan sebelumnya dengan kerja sama semua pengurus dan kader IPPNU.

Sebab, organisasi menurutnya bukan kerja individual. Melainkan kerja kolektif dalam mencapai tujuan, sehingga dibutuhkan kekompakan dan komitmen yang sama dari semua pihak.

“Organisasi itu butuh kerja sama secara kolektif. IPPNU bukan saya saja, tetapi kalian semuanya,” kata Syarifah saat ditetapkan sebagai Ketua Mandataris, Sabtu (11/01/2020).

Ia pun berkomitmen untuk membawa IPPNU Sumenep menjadi lebih inovatif, kreatif, dan unggul melalui kaderisasi dan penataan struktural.

Karena seperti pesan Ketua Umum IPPNU Nurul Hidayatul Ummah, kaderisasi dalam tubuh IPPNU sangat penting dalam menciptakan kader yang unggul dalam menghadapi bonus demografi tahun 2030.

“Yang pertama soal kaderisasi, kemudian juga penataan organisasi agar menjadi lebih baik,” pungkas Syarifah.

Rafiqi, Mata Madura

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Pilkada 2020

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: