Menuju Cakap Digital, KMI Gelar Literasi Digital Bagi Mahasiswa UNIBA 

matamaduranews.comRoad Show Kaukus Muda Indonesia (KMI) menggalakkan Literasi Digital di Kabupaten Sumenep, berakhir Sabtu 23 Juli 2022 bersama dengan ratusan mahasiswa Universitas Bahauddin Mudhary Madura (UNIBA).

KMI dan Kementerian Kominfo, sejak tanggal 15, 19, 21, dan 23 Juli 2022 memperkenalkan empat pilar literasi digital di sejumlah pesantren dan kampus di Sumenep.

Empat pilar itu, meliputi Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital.

Hadir dalam nara sumber Seminar Literasi Digital Bersama KMI adalah Kadiskominfo Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya. Rektor Universitas Bahauddin Mudhary, Prof. Dr. Ir. H . Rachmad Hidayat MM dan Rofiqotur Rofi’ah (praktisi digital/influencer).

Ferdiansyah dalam acara itu, berharap kepada para mahasiswa UNIBA bisa mengedepankan nilai kebajikan dan etik dalam menggunakan digital. Selain mengerti sisi-sisi keamanan dalam berdigitalisasi.

Sebab, kata Dian-panggilan akrab Ferdiansyah Tetrajaya-mengerti literasi digital dari sisi nilai-nilai dan keamanan. Bisa memberi manfaat bagi pengguna digital.

“Sebaliknya, jika tak memahami nilai-nilai dan etik serta sisi keamanan berdigital, membawa bencana bagi pengguna, “papar Dian di hadapan ratusan mahasiswa UNIBA.

Karena itu, Dian mengajak kepada para civitas akademik UNIBA untuk terus menggali literasi digital sebagai bagian dari kehidupan di era revolusi industri informasi saat ini agar tergolong orang yang cakap berdigital.

Sedangkan Rektor UNIBA Prof Rachmad Hidayat mengulas indeks literasi digital masyarakat Indonesia yang berada pada level sedang dengan skor 3.49.

Karena itu, Prof Rachmad mendukung kegiatan Literasi Digital yang digelar KMI dan Kementerian Kominfo agar  masyarakat Indonesia banyak mengenal dunia literasi digital. Sehingga tujuan masyarakat Indonesia cakap digital tercapai.

BACA JUGA :  Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

Sementara itu, Rofiqotur Rofi’ah selaku praktisi digital mengajak kepada para mahasiswa UNIBA agar cakap menggunakan berbagai platform digital.

Dalam pandangan Rofiqo, era digital saat ini sebagai masa anak yang lahir di era digital. Karena setiap masa ada orangnya. Setiap orang ada masanya.

“Apa yang perlu dipersiapkan mengarungi masa digital? Ya..harus terus belajar. Perbanyak literasi tentang dunia digital,” sebut Rofiqo.

Literasi Digital
Ratusan mahasiswa UNIBA (Universitas Bahauddin Mudhary Madura) antusias mengikuti seminar literasi digital yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI), Sabtu sore.

Seperti diketahui, Kemenkominfo RI dalam meningkatkan pencapaian literasi digital menggandeng berbagai stakeholder menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat.

Kemenkominfo berkolaborasi melalui Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui program “Indonesia Makin Cakap Digital 2022”.

Sehingg skor indeks literasi digital Indonesia merangkak ke level baik dan memenuhi target sebanyak 5,5 juta orang yang mengerti literasi digital.

Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI) Edi Homaidi menyebut, kegiatan Literasi Digital di Kabupaten Sumenep merupakan bagian dari rangkaian program nasional untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan literasi digital kepada masyarakat Indonesia.

“Sasaran kita di Madura adalah santri dan mahasiswa. Di lain tempat nanti KMI berkolaborasi dengan stakeholder lain guna menunjang program nasional menuju Indonesia Makin Cakap Digital 2022,” tutur Edi Homaidi kepada media usai acara Sabtu sore, 23 Juli 2022 di Bupatie Hall, JL KH Mansyur, Sumenep. (*)

Komentar