Menu

Miris, Lulusan SMP di Sumenep Ditangkap Polisi karena Transaksi Sabu-Sabu

Miris, Lulusan SMP di Sumenep Ditangkap Polisi karena Transaksi Sabu-Sabu
Barang bukti atas penangkapan RN, warga Kecamata Bluto. (Foto for Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Seorang pemuda di Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa timur tertangkap ketika transaksi Sabu-sabu, Rabu (28/10/2020).

Pemuda itu berinisial RN (28) warga Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S menerangkan, RN ditangkap sekira pukul 17.30 WIB di sebuah warung milik Suhaina di Dusun Lembena, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan.

“Penangkapan dilakukan Unit Reskrim Polsek Prenduan dengan dipimpin langsung Kapolsek IPTU A. Supriyadi,” kata AKP Widi, Rabu (28/10/2020) malam.

Penangkapan terhadap RN itu berawal dari informasi masyarakat jika tersangka sering melakukan transaksi Narkotika jenis Sabu.

Berdasar laporan masyarakat itu, Unit Reskrim Polsek Prenduan melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi bisa mengetahui kalau RN sedang dalam perjalanan akan melakukan transaksi Sabu.

“Tepat di warung milik Suhaina di Dusun Lembena, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti yang dibawa dan dipegang tangan kanan RN,”  beber mantan Kapolsek Kota Sumenep itu.

Setelah semua barang bukti itu berhasil diendus petugas, lanjut AKP Widi, akhirnya tersangka mengakui bahwa Sabu-sabu tersebut adalah miliknya.

Langkah berikutnya, polisi mengamankan tersangka berikut barang bukti guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut atas kasus tersebut.

Adapun jenis dan jumlah barang bukti yang disita dari RN yakni ada 1 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat kotor ± 0,45 gram.

Kemudian, 1 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat kotor  ± 0,24 gram. Dan 1 buah handphone merek Nokia warna hitam kombinasi orange.

Selain itu, rinci AKP Widi, ada 1  bungkus rokok merek “MENARA BOLD” isi 12 sisa 9 batang, serta korek api warna merah.

“RN diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” AKP Widi menegaskan pasal yang akan dikenakan kepada RN yang hanya lulusan SMP itu.

Rusydiyono, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Lowongan

Hukum & Kriminal

Ra Fuad Amin

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: