Menu

Otak dan Aktor Utama Kericuhan Pilkades Juruan Laok Belum Terungkap

Otak dan Aktor Utama Kericuhan Pilkades Juruan Laok Belum Terungkap
Tiga Tersangka Pengrusakan Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep. (matamadura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Pilkades Juruan Laok, Batuputih, Sumenep akan diulang. Kelanjutan Pilkades Juruan Laok kembali digelar Kamis (14/11). Jadwalnya bersamaan dengan 52 pemungutan suara Pilkades wilayah kepulauan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Moh. Ramli berharap, Pilkades ulang di Juruan Laok dan Pilkades wilayah kepulauan bisa berjalan lancar dan sukses.

Sementara, Kasubbaghumas Humas Polres Sumenep AKP Widiarti membenarkan dalam rilis ke media, ada tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden kerusakan kotak dan kertas suara di Pilkades Juruan Laok, pada Kamis siang (7/11/2019).

Tiga tersangka itu, bernama Suroto (31) warga Dusun Lengga, Juruan Laok dan Tolak Ahmad (25) warga Dusun Pangangsong, Juruan Laok. Keduanya ditangkap polisi pada hari Sabtu (9/11/2019).

Lalu, pada hari Senin (11/11/2019), Polres Sumenep menangkap Samsul Arifin bin Buamin (28), warga Dusun Kabbuan, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep. Tersangka diduga melakukan penyerangan kepada panitia Pilkades Juruan Laok dan pengrusakan bersama-sama.

“Tersangka Samsul diduga terlibat dalam kasus perkara tindak pidana secara bersama-sama melakukan pengrusakan terhadap peralatan dan kelengkapan pilkades Juruan Laok,” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Selasa (12/11/2019).

Ada beberapa Barang Bukti (BB) yang diamankan polisi dalam kasus tersebut. Selain rekaman video,  polisi juga mengamankan BB berupa potongan kursi plastik, potongan kursi kayu dan meja kayu.

Samsul ditangkap saat sedang menghadiri acara desa. Sebelumnya, Petugas yang telah mengantongi identitas para pelaku terus melakukan pengejaran.

Sementara dalan penelusuran Mata Madura, masih ada otak dan aktor utama dalam pengrusakan Pilkades Juruan Laok yang belum tertangkap.

Menurut, AH, salah satu nara sumber Mata Madura menyebut ada nama Mr, Sh dan Hn diduga sebagai penggerak utama kericuhan. Ketiganya kata sumber, orang yang biasa keluar masuk penjara akibat tindak kriminal pencurian dan sabu-sabu. Ketiganya diketahui masih satu grup dengan Matrawi tahanan yang kabur.

Selain Mr dan HN, ada nama Sh, Ms, dan It. “Dua orang terakhir ini saudara kandung calon yang tidak lolos,” sebut sumber Mata Madura.

hambali rasidi

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Lowongan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: