Menu

P3L Jatim Tanam Sejuta Pohon di Bangkalan

P3L Jatim Tanam Sejuta Pohon di Bangkalan
Ra Latif Bupati Bangkalan saat menghadiri penanaman seribu pohon di Desa Dumajeh, Tanah Merah, Bangkalan. (matamadura.syaiful)
Link Banner

matamaduranews.comBANGKALAN-Aktivis Lingkungan Pergerakan Peduli Pelestarian Lingkungan Jawa Timur (P3L Jatim) mengaktifkan gerakan penghijauan demi menjaga keberlangsungan lingkungan.

Gerakan ini dimulai dengan penanaman sejuta pohon di Desa Dumajeh, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan pada Rabu (7/4/2021) siang.

“Kita lakukan penyelamatan bumi melalui kegiatan peduli penghijauan. Kita awali di lingkungan Tanah Merah dengan menanam seribu pohon,” ujar Sekretaris P3L Jatim, Syaiful Anam.

Pohon-pohon yang ditanam diantaranya pohon jati dan akasia.

Anam mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan langkah P3L dalam melestarikan lingkungan, dia mengajak anggotanya dan atake holder di Bangkalan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Jika kita baik pada alam, maka alam akan memberikan hal yang baik juga pada kita. Kegiatan menanam pohon ini merupakan bentuk kepedulian kami pemuda aktivis lingkungan di Bangkalan,” ungkapnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap alam, kegiatan penanaman pohon ini mengantisipasi bencana alam pada musim hujan kali ini. Untuk diketahui, setiap musim hujan, beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan sering mengalami banjir.

Anam menambahkan, gerakan menanam pohon ini akan dilanjutkan dengan gerakan lainnya, yaitu perawatan. Dengan demikian pohon yang ditanam tidak akan mati karena tidak ada perawatan. Sehingga bisa dinikmati kelak anak cucu.

“Harapannya kelak pohon yang kita tanam hari ini bisa dinikmati anak cucu kita. Mari jaga kepedulian ekosistem lingkungan pada semua lapisan masyarakat,” pesan Anam.

Sementara Bupati Bangkalan, Ra Latif menyampaikan bahwa lingkungan hidup saat ini telah banyak yang rusak. Kata dia pencemaran udara mengakibatkan langit kurang cerah karena penuh dengan gas polusi.

“Ini akibat ulah kita sendiri yang tidak bisa menjaga lingkungan,” ujar Bupati Ra Latif saat menghadiri acara penanaman sejuta pohon di Tanah Merah.

Tak hanya itu, lanjutnya, lahan di sekitar sudah terlihat gersang dan hutan banyak yang rusak. Akibatnya, pada musim hujan sering terjadi bencana banjir. Sebaliknya, pada musim kemarau mengalami kekeringan.

“Bencana banjir terjadi hampir setiap tahun Bangkalan. Mari terus jaga lingkungan, selain menanam pohon jangan buang sampah sembarangan,” kata Ra Latif.

Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk andil berupaya mengurangi terjadinya bencana. Minimal menurutnya, membuat resapan air atau cekungan untuk menampung air ketika hujan.

“Jadi kita apresiasi kegiatan P3L ini. Semoga penanaman pohon ini bermanfaat dan bisa mendatangkan nilai ekonomi,” tutupnya.

Syaiful, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

Catatan

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: