Menu

Pertama Kali dalam Sejarah, Warga Pulau Masalembu Menanam Padi

Pertama Kali dalam Sejarah, Warga Pulau Masalembu Menanam Padi
Lahan kosong seluas 1,8 hektare di Dusun Mandar, Desa Sukajeruk, Pulau Masalembu berhasil disulap menjadi sawah dan berhasil ditanami padi. (foto untuk matamadura).
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Kali pertama dalam sejarah, warga Pulau Masalembu mulai belajar bercocok tanam padi.

Di musim penghujan ini, Dispertahortbun Sumenep melakukan uji coba cetak sawah di lahan 1,8 hektare.

Kesediaan menanam padi warga pulau yang hanya dua desa ini, tak lepas dari peran penyuluh pertanian Kecamatan Masalembu, Saddam Susilo Kariyanto. Saddan berhasil meyakinkan pemilik lahan agar bersedia ditanami padi.

Pak Mustofa warga yang bersedia lahannya diuji coba ditanami padi. Seluas 1,8 hektare tanah kosong yang berlokasi di Dusun Mandar Desa Sukajeruk, Masalembu itu berhasil disulap menjadi sawah.

Dalam masa uji coba, segala biaya produksi ditanggung Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultur dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep. Termasuk bantuan benih padi Situ Bagendit yang ditanami.

Kadispertahortbun Sumenel Arief firmanto saat dikonfirmasi Mata Madura mengaku tertarik mengembangkan lahan pertanian di Pulau Masalembu. Terutama tanaman padi.

“Saat kunjungan bersama Pak Bupati (Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim, red) ke Pulau Masalembu, saya melihat potensi lahannya bagus untuk dikembangkan cetak sawah. Ini uji coba dulu sekitar 1,8 hektare,” terang Arief.

Menurut amatan Arief, potensi lahan di Pulau Masalembu yang bisa dicetak sawah mencapai 16 hektare.

Dalam uji coba tanam padi di lahan seluas 1,8 hektare itu, Arief memperkirakan hasil produksi berasnya bisa mencapai 4-6 ton per haktare. Dengan masa panen sekitar 105 Hari.

Arief berharap masyarakat Masalembu bisa memulai menanam padi karena potensi lahan yang ada bisa menghasilkan beras kualitas bagus. Sehingga kebutuhan pangan di Masalembu bisa terpenuhi dari daerah setempat.

“Kedepan penyuluh pertanian akan kita dorong agar terus melakukan pendampingan ke masyarakat. Apa yang menjadi kendalanya kita carikan solusi. Yang penting lahan pertanian di Masalembu bisa berproduksi secara maksimal,” sambung Kadis muda ini.

Anwar, Mata Madura

KOMENTAR

1 Komentar

  1. raden huseint Senin, 3 Februari 2020

Tinggalkan Balasan

Lowongan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: