Ra Fuad Yang Dirindukan; Saat Relokasi Pasar Semua Toko Digratiskan (5)

Mata Madura - 26/09/2019
Ra Fuad Yang Dirindukan; Saat Relokasi Pasar Semua Toko Digratiskan (5)
Ra Fuad bersama Jimhur Saros dalam sebuah acara (foto untuk matamadura) - ()
Penulis
|
Editor
Link Banner

matamaduranews.comBANGKALAN-Kebijakan RKH Fuad Amin Imron saat menjabat Bupati Bangkalan, 2003-2013, banyak yang dirindukan.

Salah satu kebijakan itu adalah relokasi pasar Lama Bangkalan yang berlokasi di Jantung Kota Bangkalan. Tepatnya di utara alun-alun Bangkalan.

Bupati Ra Fuad berkeinginan memindah pasar yang bikin kumuh Kota Bangkalan. Pasar yang terletak di jantung kota pasti tidak elok terhadap tata ruang dan kebersihan Kota Bangkalan.

Sisi lain, Ra Fuad ingin gerak ekonomi masyarakat Bangkalan tetap nomor satu. Maka, dibuatlah opsi dua pasar. Yaitu, pasar modern dan pasar tradisional.

Pasar modern bergabung di Bangkalan Plaza. Sedangkan bagi yang ingin tetap berjualan di pasar tradisional, para pedagang di pasar lama alun-alun direlokasi ke Pasar Ki Lemah Duwur.

Sebagian direlokasi ke Stadion RP. Moch Noer (Skep) dan Stadion Bangkalan. Sisanya, direlokasi ke area Masjid Syechona Kholil Bangkalan dan Gedung Rato Ebu.

Cerita relokasi Pasar Lama di alun-alun Bangkalan tak mulus yang dibayangkan. Banyak penolakan dari para pedagang yang sudah lama jualan dari turun temurun. Para pedagang harus memulai hidup baru dan beradaptasi dengan pelanggan baru.

Namun, Ra Fuad punya seni dan teknik tersendiri. Jimhur Saro bercerita, saat akan merelokasi para pedagang. Ra Fuad mencari cara agar tak bergejolak. Sekitar 1.300 pedagang waktu itu, diharap satu bahasa.

Maka Ra Fuad buat APSI (Aliansi Persatuan Pasar se-Indonesia). Jimhur Saros didaulat sebagai Ketua APSI dengan SK Bupati Bangkalan, RKH Fuad Amin.

Keberadaan APSI menjadi satu-satunya aspirasi para pedagang dalam kebijakan Ra Fuad. Dan Jimhur harus berada di posisi masyarakat.

Saat Pemerintah Bangkalan mewajibkan setiap pedagang pasar harus membeli kios seharga Rp 10 juta hingga Rp 60 juta. Harga itu, tergantung ukuran dan letak strategis pasar.

Kebijakan Pemkab Bangkalan menuai bencana. Kondisi pasar sepi. Lain sisi para pedagang diberi beban untuk membeli kios di tengah jualan sepi pembeli.

“Para pedagang berontak. Mereka minta digratiskan,” cerita Jimhur kepada Mata Madura.

Jimhur menyampaikan aspirasi pedagang ke Ra Fuad. Pedagang kesulitan bayar toko dan kios karena jualan sepi.

“Berat masyarakat ini Ra, karena kondisi dagangan yang masih sepi. Masyarakat butuh bantuan pemerintah,” ucap Jimhur kepada Ra Fuad.

Pertemuan pertama dan kedua keputusan tetap. Pedagang harus bayar. Pada pertemuan ketiga, Ra Fuad mulai iba kepada para pedagang.

“Pertemuan ketiga, beliau bilang ini saatnya untuk berjasa pada masyarakat Bangkalan. Lalu Ra Fuad memutuskan semua kios dan toko di pasar saya digratiskan,” terang Jimhur mengenang keputusan yang diluar prediksi.

Keputusan Ra Fuad disambut suka cita oleh para pedagang. Saat itu Ra Fuad langsung turun ke pasar menemui para pedagang. Dan menyampaikan jika semua toko dan kios digratiskan.

Mendengar langsung keputusan Ra Fuad, semua pedagang terkagum dan bahagia. “Usai diumumkan gratis oleh Ra Fuad, para pedagang banyak yang terharu dan menangis di pundak beliau. Ada yang sujud syukur atas digratiskan biaya toko dan kios untuk 1.300 pedagang,” ujar Jimhur.

Dari biaya kios yang digratiskan, kata Jimhur, jika dibayar total, waktu itu, kurang lebih Rp 30 miliar. “Tapi atas kebesaran hati Ra Fuad dan demi ekonomi masyarakat Bangkalan, uang Rp 30 miliar diberikan cuma-Cuma ke masyarakat Bangkalan,” tutur Jimhur.

Habis

Syaiful, Mata Bangkalan

Tinggalkan Komentar

Terkini

Patologi Anatomi, Layanan Terbaru RSUD dr H Moh Anwar Sumenep

Patologi Anatomi, Layanan Terbaru RSUD dr H Moh Anwar Sumenep

Kesehatan   Sumenep
TF Beli Sabu pada WS, WS Beli ke Siapa?

TF Beli Sabu pada WS, WS Beli ke Siapa?

Hukum & Kriminal   Sumenep
Di Balik Lonjakan Angka Vaksinasi Covid-19 di Sumenep, Ternyata Ini yang Mempengaruhi

Di Balik Lonjakan Angka Vaksinasi Covid-19 di Sumenep, Ternyata Ini yang Mempengaruhi

Covid-19   Headline   Sumenep
Dua Dokter Spesialis Mata RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Berbagi Cara Mendeteksi Gejala Katarak

Dua Dokter Spesialis Mata RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Berbagi Cara Mendeteksi Gejala Katarak

Kesehatan   Sumenep
Kebijakan Bupati Achmad Fauzi, Kamis sampai Jumat Sumenep Kembali Bernuansa Keraton

Kebijakan Bupati Achmad Fauzi, Kamis sampai Jumat Sumenep Kembali Bernuansa Keraton

Budaya   Sumenep
Toko Ananda Gapura Terbakar, Pemilik Rugi Rp 1,5 Miliar

Toko Ananda Gapura Terbakar, Pemilik Rugi Rp 1,5 Miliar

Peristiwa   Sumenep
Demo Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Sumenep yang Belum Jelas

Demo Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Sumenep yang Belum Jelas

Sumenep
Siswa dan Guru MIN 1 Sumenep Berpakaian Nuansa Keraton dan Budaya SumenepHari Jadi Sumenep ke 752

Siswa dan Guru MIN 1 Sumenep Berpakaian Nuansa Keraton dan Budaya Sumenep
Hari Jadi Sumenep ke 752

Sumenep
Dapat Kucuran DBHCHT 2021, Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Komitmen Layani Masyarakat

Dapat Kucuran DBHCHT 2021, Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Komitmen Layani Masyarakat

Kesehatan   Sumenep
Bupati Putuskan Jadwal Pemungutan Pilkades Sumenep pada 25 November 2021

Bupati Putuskan Jadwal Pemungutan Pilkades Sumenep pada 25 November 2021

Headline   Pilkades   Sumenep
Anggota Fraksi PDIP DPRD Jeneponto Diduga Aniaya Warga Pakai Samurai

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jeneponto Diduga Aniaya Warga Pakai Samurai

Headline   Hukum & Kriminal   Lintas Daerah
Bupati Sumenep Mengisyaratkan Pilkades Digelar 25 November 2021

Bupati Sumenep Mengisyaratkan Pilkades Digelar 25 November 2021

Pilkades   Sumenep
Intip Cara Hamil Sehat Tips dari Dokter Spesialis Kandungan RSUD Moh Anwar Sumenep 

Intip Cara Hamil Sehat Tips dari Dokter Spesialis Kandungan RSUD Moh Anwar Sumenep 

Kesehatan   Sumenep
Aksi Melayani Pendidikan, BPRS Bhakti Sumekar Berikan Penghargaan kepada 6 Sarjana Berprestasi INKADHA Sumenep

Aksi Melayani Pendidikan, BPRS Bhakti Sumekar Berikan Penghargaan kepada 6 Sarjana Berprestasi INKADHA Sumenep

BPRS   Pendidikan   Sumenep
Bupati Achmad Fauzi Buka Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2021Saya Minta Kontes Khusus Bonsai Cemara Udang

Bupati Achmad Fauzi Buka Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2021
Saya Minta Kontes Khusus Bonsai Cemara Udang

Event   Sumenep
Close Ads X
--> -->