Menu

Sambut HUT RI ke 74, Santri Annuqayah Nuntun Sepeda Sambil Shalawatan

Sambut HUT RI ke 74, Santri Annuqayah Nuntun Sepeda Sambil Shalawatan
Qhusyai (depan) dan Bidianto, santri Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura nuntut sepeda ontel sambil shalawtan sambut HUT RI ke 74 (matamadura.khoirul ibad)
Link Banner

matamaduranews.com-SUMENEP-Banyak cara untuk mengisi HUT Kemerdekaan RI ke 74. Salah satunya, seperti yang dilakukan Qhusyai dan Bidianto, santri Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura.

Mereka berdua jalan kaki melantunkan shalawat Nabi Saw sambil menuntun sepeda ontel dari pondoknya menuju kampung halaman di Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Terihat Qhusyai memakai sarung dan songkok dengan ikat kepala merah putih. Bidianto mengibarkan bendera merah putih. Mereka jalan kaki sambil melantunkan shalawat Nabi Saw sepanjang perjalanan.

Barang bawaan dari Ponpes Annuqayah daerah Lubangsa Selatan, Guluk-Guluk, ditaruh di sepeda. Qhusyai dan Bidianto bergantian menuntun sepeda ontel.

Saat ditemui Mata Madura, di JL Raya Kebonagong, Kota Sumenep, mereka sengaja memilih jalan kaki, tidak menaiki sepeda ontel semata ingin mengenang jejak perjuangan para pahlawan kemerdekaan RI.

Semangat santri tetap menyala walau tampak kelelahan untuk menempuh jalan kaki sepanjang 59.1 Km. Dalam perjalanan, mereka berdua berhenti tiga kali. Sekedar menambah stamina. Dan menunaikan shalat dzuhur di salah satu masjid di area Lenteng.

“Kami berdua berangkat dari pondok jam 10 pagi,” ucap Qusyai saat ditemui Mata Madura, jam 14.30 WIB, di Jembatan Kebunagung, Kota Sumenep.

Diakui, aksi jalan kaki dilakukan dengan penuh keikhlasan dan sudah mendapatkan restu dari gurunya.

Khoirul Ibad, Mata Sumenep

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Lowongan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: