Memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal menjadi salah satu fokus PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) dalam menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Oktober 2026. Bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757, bank milik daerah ini menghadirkan gerai layanan perbankan terpadu di sejumlah titik keramaian publik.
Melalui langkah jemput bola tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan perbankan syariah secara lebih mudah, mulai dari pembukaan rekening tabungan hingga konsultasi pembiayaan usaha. Kehadiran mobil kas keliling dan stan pelayanan juga mendekatkan layanan perbankan kepada warga di tengah berbagai agenda daerah, tanpa harus selalu datang ke kantor cabang.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, mengatakan Bulan Inklusi Keuangan menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai manfaat menggunakan layanan keuangan formal.
“Sepanjang Oktober ini, kami mengintegrasikan semangat Bulan Inklusi Keuangan dengan kemeriahan agenda daerah di Sumenep. Kami membawa langsung layanan perbankan ke tengah-tengah masyarakat, mulai dari pembukaan rekening baru, edukasi perbankan syariah, hingga aktivasi layanan digital. Kami ingin memastikan masyarakat Sumenep semakin mudah mengakses layanan keuangan formal,” ujar Hairil Fajar, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, kehadiran layanan di ruang publik bukan sekadar bagian dari perayaan agenda tahunan, melainkan upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Dengan pendekatan tersebut, BPRS Bhakti Sumekar berharap semakin banyak warga yang mengenal produk perbankan syariah, mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak, serta memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan produktif mereka.
Upaya ini sekaligus menegaskan peran BPRS Bhakti Sumekar sebagai lembaga keuangan daerah yang berkomitmen mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperluas akses layanan perbankan syariah di Kabupaten Sumenep.












