Menu

Tentara Manunggal Membangun Desa di Sumenep Selesai, Berikut Uraian Programnya

Tentara Manunggal Membangun Desa di Sumenep Selesai, Berikut Uraian Programnya
Bupati Achmad Fauzi terima cenderamata yang berisi gambar program TMMD dari Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, Rabu (31/03/2021). (Foto: IST/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kabupaten Sumenep akhirnya selesai dilaksanakan.

Kegiatan TMMD secara resmi ditutup pada Rabu (31/03/2021), di ruang pertemuan Arya Wiraraja Sekretariat Kabupaten Sumenep.

Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md menyampaikan bahwasanya program TMMD ke-110 bertujuan membatu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik dan non fisik.

Di mana, pelaksaanaan TMMD ke-110 tahun 2021 mulai tanggal 2  hingga 31 Maret 2021 di Desa Dasuk Laok Kecamatan Dasuk.

Komandan Nur Cholis memaparkan bahwa kegiatan TMMD sasaran fisik yang sudah selesai dilakukan di Kecamatan Dasuk di antaranya pengaspalan Jalan Poros Desa Dasuk Laok sepanjang 325 meter dan lebar 3 meter, rehab Masjid Al-Muttaqien Dusun Kombang, Desa Dasuk Laok dengan panjang 11,50 meter dan lebar 10,70 meter.

Kemudian, Masjid Al-Mujahidin di Dusun Madungan dengan panjang 18,10 meter dan lebar 15,76 meter, pembangunan tandon air, pompa dan pengadaan genset Dusun Barakma, Desa Dasuk Laok dengan kapasitas 2.000 liter, panjang 3 meter, lebar 3 meter dan tinggi 6 meter.

“Semua pembangunan melibatkan personel Satgas TMMD Kodim 0827 Sumenep sebanyak 150 orang dan masyarakat 70 orang,” ujar Komandan Nur Cholis.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, berpesan supaya masyarakat menjaga dan merawat hasil pembangunan program TMMD. Sehingga, nilai manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama.

“Jangan sampai hanya senang membangun, tetapi terkadang lupa untuk merawat dan memeliharanya. Pemeliharaan sangat penting agar semua sarana dan prasarana itu berfungsi selamanya,” pesan Bupati Fauzi.

Tentunya, dalam merawat dan memelihara hasil program TMMD itu harus dilakukan bersama-sama oleh masyarakat setempat. Supaya partisipasi semangat membangun elemen masyarakat terus berkembang.

“Kebersamaan adalah sinergitas yang positif dalam membantu Pemerintah Daerah untuk mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas suami Nia Kurnia.

Terakhir, Bupati Fauzi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Korem 084/Bhaskara Jaya dan jajarannya, serta semua pihak yang telah menyelesaikan kegiatan TMMD ke-110 dengan baik.

“Mudah-mudahan kegiatan ini meningkatkan jalinan kemitraan lintas sektor dengan masyarakat dalam upaya perbaikan kualitas sarana dan prasarana lingkungan masyarakat yang dibutuhkan,” harap politisi PDI Perjuangan Sumenep itu.

Rusydiyono, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

MMN

Catatan

Tasawuf

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: